jump to navigation

AKLIMITASI ANGGREK SPESIES SKALA RUMAH kasus: kompot 28 Juni 2007

Posted by wedanurdayat in Anggrek, Hal Baru, Merawat Anggrek.
trackback

Kali ini penulis telah melakukan percobaan lain dalam hal aklimatisasi anggrek spesies khususnya untuk kompot yang baru saja dikeluarkan dari botol.
Karakteristik anggrek phalaenopsis spesies seedling, kebanyakan mempunyai sifat yang lambat dalam berkembang bila dibandingkan jenis anggrek phalaenopsis hibrida lainnya. Sehingga diperlukan penanganan khusus dalam perawatannya, kalau salah melakukannya bisa mengakibatkan matinya bibit anggrek tersebut. Hal ini penulis peroleh dari pengalaman pribadi dengan beberapa jenis anggrek phalaenopsis spesies seperti tetraspis, violace, javanica dsb. Dengan timbulnya permasalahan ini, penulis mencoba dengan manfaatkan peralatan yang ada disekitar kita, sederhana dan murah, tetapi tetap dapat membantu menyelesaikan permasalahan ini.

01-klimatisasi01.jpg

Penulis menggunakan tutup saji khusus untuk roti tawar, dari plastik dan cukup kedap untuk mempertahankan kelembaban udara didalamnya, karena memiliki bibir/batas penutup yang baik, dan dalam implementasinya penulis letakkan langsung dibawah jemuran baju/pakaian yang tertutup oleh panopi(awning), seperti tampak pada gambar.

Bibit anggrek yang baru keluar, sebelumnya telah ditempelkan pada sepotong pakis satu persatu dan disusun dengan menggunakan tali rafia, dan jangan lupa menyertakan label nama/silangan bibit anggrek tersebut. Kemudian beberapa kumpulan bibit diletakan dalam “tutup saji” tersebut, dengan menyusun sedemikian rupa sehingga tidak saling menutupi. Kemudian bibit-bibit tersebut disiram dengan spray air yang telah diberi hormon tumbuh dengan kadar yang sangat rendah secukupnya. Secara periodik (khusus untuk 1-2 bulan pertama) harus dilakukan dengan teliti dan baik, karena pada periode ini adalah periode kritikal yang sangat penting. Setelah bibit-bibit tersebut mengeluarkan ujung akar atau akar baru, maka kita dapat mengidentifikasi bahwa bibit-bibit tersebut sudah dapat menyesuaikan diri dan dapat tumbuh kembang. Setelah itu hal ini dapat dilanjutkan lebih lama lagi.

gambar 7-8 bulan setelah itu

Pada gambar di atas adalah setelah berjalan selama 12 bulan dan menghasilkan tanaman bibit anggrek yang baik. Terlihat beberapa bibit yang mengalami perkembangan yang baik (dengan ukuran daun dan akar yang lebih besar dan panjang), tetapi ada juga beberapa bibit yang mengalami pertumbuhan yang lambat.

01-klimatisasi03.jpg 01-klimatisasi05.jpg 01-klimatisasi06.jpg

Tumbuhnya tumbuhan paku-pakuan disekitar bibit anggrek dapat menggambarkan kondisi dalam tutup saji ini cukup baik bagi bibit anggrek demikian pula tanaman pakuan tadi. Setahu penulis, disekitar rumah penulis, bandung udata, jenis tumbuhan pakuan ini tidak dapat tumbuh dengan sehat.

Demikianlah pengalaman penulis dalam memelihara bibit anggrek phalaenopsis spesies yang telah dilakukan, semoga dapat memberikan informasi dan inspirasi lebih baik lagi. Bila ada hal-hal yang perlu ditanyakan silahkan mengirimkan email ke anggrekayah@yahoo.com

Komentar»

1. Yuyun - 21 November 2012

Salam kenal, Pak . Saya di Bogor, baru membeli sebotol bibit catleya, dan igin mencoba memindahkannya ke dalam kompot, ukuran daun 3-5 cm dmkn jg akarnya, tp saya blm yakin dgn persiapan media dan perlakuannya Pak. Saya akan merawatnya di teras. Apakah langsung mengikuti cara bapak yang pakai tudung saji itu? Mohon informasinya ya Pak, terima kasih.
AnggrekAyah:> Mbak Yuyun, silahkan aja bisa dicoba seperti yang kami lakukan. Kalau boleh saran dibagi aja menjadi 2 bagian dengan perlakuan yang berbeda, yang satu seperti contohku dan yang satunya lagi menurut cara yang berbeda. Prinsip banyak mencoba, Insya Allah banyak ilmu/pengalaman. Selamat mencoba

2. anggrekgue - 13 Desember 2008

Pak…salam kenal sekalian numpang tanya gimana caranya agar kompot dendro cepat pertumbuhannya atau tidak stagnan

AnggrekAyah:> Pertumbuhan anggrek sangat dipengruhi oleh lingkungan hidup (lokasi=ketinggian dari permukaan air laut, jumlah sinar matahari, kelembaban, dan aliran angin) demikian juga cara penanganan yang baik (segala kebutuhan pupuk dan vitamin terpenuh). Situasi dan lingkungan yang baik mendorong anggrek dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Stagnansi adalah keadaan dimana tumbuhan tidak berkembang bisa karena beberapa kemungkinan yang jelas situasi diatsa tidak terpenuhi. Ok, semoga menjawab.

3. irwan - 14 Juni 2008

alhamduliala telah saya coba.dan berhasil.ayah trimaksih ,,,,,,,,,,,,,

4. irwan - 8 Juni 2008

ayah kenapa ujung daun phal saya menguning dan kalau tidak di potong daun akan mati.itu terjadi pada setial helai daun meskipun daun muda sekalipun,g mana cara mengatasinya?

AnggrekAyah :> Rekan Wawan yang baik, biasanya pada ujung daun itu ada sejenis kutu yang kecil (tidak nampak oleh mata), oleh sebab itu bisa anda potong daun secukupnya dan berikan antibiotik bekas atau antiseptik (betadin cair) supaya tidak tertular penyakit pada bagian daun yang dipotong. Untuk mencegahnya anda bisa semprot dengan insektisida, dan bila perlu tanaman tersebut dikarantina hingga sehat, baru kemudian dikembalikan ke tempatnya semula. Terima kasih

5. setio suprapto - 5 Mei 2008

wah, jadi tertarik sama anggrek nih, saya baru aja pesan bibit botol dari malang. infonya tak copas ya kang?! thanks before…
AnggrekAyah:> maaf aku nggak mengerti maksudnya. terima kasih

6. sapto - 10 April 2008

aku orang awam yang ingin mencoba menanam anggrek (phal, dendro) dengan mencoba akuarium uk 30x60x70cm dasar diisi air 3 cm dan batu kali uk 5cm (sbg tumpuhan genteng) untuk dasar meletakan pot (10 pot) dan di atas akuarium saya tutup dengan kaca kemudian saya tempatkan di tempat sedikit terkena sinar matahari pagi, namun kenyataannya 7 tan mati kebakar. Pertanyaan apa harus ditempatkan di tempat yang teduh dan tidak kena sinar mt hari ?
AnggrekAyah :> Sahabatku Sapto, aku ikut perihatin dengan korban tanaman anggrek anda terbakar. Memang sebenarnya seperti itu, karena anggrek tidak tahan terhadap sinar matahari langsung, jadi perlu ada filter/paranet atau dedaun dsb. Aku amati dalam minggu-minggu ini (akhir musim hujan dan awal musim kemarau) ada 1-2 hari yang sangat panas sekali dan tanaman anggrek kita perlu dilindungi dari sinar matahari. Semoga menjawab pertanyaan mas sapto ya

7. irwan - 7 April 2008

makasih ayah.saya juga berpikir demikian yah,setelah saya tutup jadi lebih parah,saya jadi sangat bingung.atau mungkin karena perubahan suhu secara derastis.makasih
AnggrekAyah :> Aku lebih prihatin lagi nih. Jalan satu-satunya, coba irwan ambil satu-demi satu bibit yang masih sehat (belum terkontiminasi dengan jamur) cuci dengan air bersih dan tambahkan dengan fungisida, kemudian angin-anginkan (coba jamin tidak ada lagi bibit / spora jamur lagi) beberapa saat, tanpa ditanam di media. Amati setelah 3-4 hari apakah jamur masih ada ? kalau tidak baru kemudian pindahkan ke pot yang steril. Dugaan kuat aku, dimana bibit telah terkontiminasi oleh jamur, dan ini perlu perlakuan khusus untuk menetralisir. Insya Allah berhasil, amien

8. irwan - 2 April 2008

halo ayah..
bulan kemaren saya mengeluarkan 3 botol anggrek dendro.saya mengikuti cara2 yang benar.
sebagian terserang jamur,saya buang yang terserang jamur.Hari demi hari terus ada yang terserang,kemudian saya tanam ulang dgn merendam kembali bibit dgn fungisuda.Tepapi masih juga terserang jamur,saya tanam ulang lagi ttp media saya rebus kemudian di rendam dgn fungi,begitu juga bibitnya.tetapi masih juga terserang jamur.dimana yang yang salah yah….? bibit saya taroh di tempat yang teduh.

AnggrekAyah :> Irwan saudaraku yang baik, aku turut prihatian dengan pengalaman anda itu, tetapi yakinlah ada ilmu yang anda peroleh dibalik itu. Anda bisa baca sedikit tulisanku Pemula anggrek: Kenapa anggrekku terserang penyakit ? , dimana ada 3 komponen terjadinya sebuah tanaman anggrek terserang anggrek. Kalau media dan bibitnya sudah yakin anda strelisasi dengan fungsida/direbus, maka ada kemungkinan adalah lingkungan anda, maksud saya sumber/bibit penyakit (patogen) jamur banyak dilingkungan anda. Coba deh dengan mengisolasinya dengan cara menutupnya dengan plastik aja, Insya Allah berhasil.

9. nuzulia - 2 April 2008

bisa lebih detail gak yah mengenai sisik naganya? (pohon apa? )
kalau boleh ayah ada alamatnya gak yah?
makasaih..

10. nuzulia - 29 Maret 2008

ayah saya memiliki buah angrek yang bagus menurut saya,di mana saya bisa menyemaikan bibit tsb&berapa kira2 biayanya?
maksih.
AnggrekAyah :> Saudaraku Nuzulia, wah sudah hebat dong karena sudah berhasil pengawinkan (menyilangkan) anggrek, dan berhasil menjadi buah. Permasalahan selanjutnya adalah untuk menyemainya dan secara kelasik terjadi dilingkungan kita. Memang ada beberapa teman yang menyediakan layanan untuk menerima buah dan menyemainya, cuma biasanya dengan persyaratan jumlah botol yang banyak sekitra 100 dengan harga +/- 40 rb. Memang mahal.
Selain itu, ada alternative lain membiakkan sendiri aja, karena di hutan biji anggrek bisa bersemi dengan baik, nah kenapa tidak dicobanya. Biasanya gunakan akar sisik naga (tumbuhan yang dibatang pohon, seperi sisik naga, ambil yang coklat) dan simpan pada tempat yang adem/sejuk/lembab), kemudian tebarkan serbuk biji anggreknya. Kemudian berikan sedikit (dengan sprayer, hormon dicairkan dengan konsentrasi yang sangat rendah) pada permukaannya. Bila benar-benar biji anggrek baik dan kondisi lingkungan mendukung, Insya Allah tumbuh.

11. Beatrix - 12 Maret 2008

Ayah, saya ingin tau media yang digunakan pada pada protokrom anggrek yang dipindahkan ke botol, kemudian tahap-tahap dalam pelaksanaan aklimatisasi. Makasih yah.

AnggrekAyah :> mbak beatrix, terus terang aku tidak berpengalaman dengan media kultur untuk protokom anggrek, karena lebih sering gagal. Tapi dari pengetahuan saja, bahwa media itu ada 2 komponen besar yaitu nutrisi (hara untuk tumbuh) dan hormon (yang mendrive mengarah pertumbuhan vegetatif/perbanyakan atau generatif/perpanjangan). Karena protokom ada didalam botol jadi kondisikan bahwa bibit jamur tidak masuk (terkontiminasi), selain itu juga membutuhkan sinar matahari (UV). Nah ini beberapa teman menggunakan lampu neon untuk merangsang pertumbuhan menjadi optimal.

12. nuzulia - 10 Maret 2008

Ayah,di mana saya bisa mendapatkan bulbophyllum dasi remaja.makasih ayahhhhh…

AnggrekAyah :> Mbak Lia, dengan sangat menyesal aku tidak bisa membantunya, karena memang tidak tahu dimana tempatnya. Khusus jenis ini biasanya masih dari hutan saja, jadi masih split aja

13. nuzulia - 6 Maret 2008

asswb.salam sejahtera. kami ingin menanyakan cara penyiraman phalaenopsis.pernah saya baja di majalah penyiraman phalaenopsis tidak boleh mengenai daun karena dapat menyebabkan jamur dan busuk daun? bagai mana dgn air hujan dan pemupukan?fungisida propektif yang saya gunakan dithane M 45 wp 80,tetapi tanaman tepap kena jamur juga?ayah ada saran buat kami tetntang jamur cara penanggulanan dan pencegahannya.informasin ayah sangat membantu kami.wasalam terimakasih

AnggrekAyah:>Waalaikumsalam. Mbak Lia, untuk mudahnya itu semua tidak boleh “terlalu”, terlalu banyak air sehingga masih ada tersisa air dan menjadi tempat jamur bersemi. Sehingga bilamana terlihat diatas daun anggrek phalaenopsis dapat dibantu dengan air supaya segera kering. Air hujan sebenarnya baik kalau digunakan untuk menyiram anggrek, yang jadi masalah sekarang air hujan sekarang (terutama di kota besar) sudah bersifat asam. Aku di rumah sekarang masih menggunakan air hujan, ditampung terlebih dahulu, sudah 1-2 hari, baru aku gunakan untuk menyiram anggrek, Alhamdulilah anggrekku baik-baik saja. Mbak Lia, mengenai fungisida dan tentang penyakit ada tulisanku yang bisa dibaca : Pemula anggrek: Kenapa anggrekku terserang penyakit ? Mudah-mudahan menjawab pertanyaan mbak Lia. terimakasih.

14. irwan - 5 Maret 2008

salam kenal; om
saya mau tanya bagai mana cara mengatasi bercak2 pada angrekbulan,padahal saya rutin ngasih fungisidab dan insektisida 2 kali seminggu dosis rendah.makasih.sory komputernya error. he he he

AnggrekAyah :> Sahabatku, Irwan,terima kasih atas pertanyaan ini, Insya Allah aku jawab semampuku ya. Maaf karena belum jelasnya bercak yang dimaksudkan itu, maka aku coba menduga-duga sesuai dengan pengalamanku. Fungisida adalah obat atau cairan untuk mencegah (fungsida sistemik) dan membrantas (fungisida contact) jamur. Nah sahabat Irwan menggunakan jenis yang mana ? Kalau benar bercak-bercak itu adalah disebabkan jamur, lebih cocok menggunakan fungisida contact. Nah seandainya jamurnya sudah hilang alias mati, tetap ditanaman tadi meninggalkan tanda yang tidak hilang ya bercak tadi (tidak bisa ganti kulit, demikian bahasa awamnya). Nah yang terpenting adalah mencegah menularkan ke tanaman anggrek lainnya, jadi perlu dikarantina dalam waktu penyembuhan. Demikian pula bila penyeban bercaknya adalah serangga, dapat dilakukan hal serupa dengan insektisida. Semoga jawab ini dapat membantu. Terima kasih

15. meilany - 18 Februari 2008

salam kenal om..
saya mo bantu ibu saya ni,yang sebentar lagi mo’pensiun, cz beliau pengen budi daya tanaman anggrek&termasuk pemula, dirumah udah ada anggrek but saya lom tau jenis apa, lain kali saya akan cari tau&kirim gambarnya ke om. ibu saya juga udah cari info melalui internet, but masinh binggung bagaimana untuk pemula memulai membudidayakan tanaman anggrek.
pertanyaan saya, apakah cara membudidayakan tanaman anggrek dari biji,steak atau yang lainnya, coz kami ngak pengen beli botolan alias bibitan yang udah dijual dipasar,pegen tau cara bibit sendiri.
maaf alamt email yang benar adalah yang terakhir.thx 4 balasannya.
AnggrekAyah :> mbak Meilany, terima kasih atas pertanyaannya dan aku ucapkan salut atas perhatian kamu kepada peranggrekan terutama pada ibumu. Mengenai jenis anggrek yang kamu punya itu, dan mau ditanyakan, kalau sudah ada gambarnya bisa kirimkan ke aku aja, wedanurdayat@gmail.com. mbak meilany, fenomena ini (baca Pemula anggrek: Kenapa harus mulai dari botolan ?). Budidaya anggrek kalau bisa disederhanakan bisa kita golongkan menjadi 2 baigian yaitu membiakkan/meperbanyak (generatif atau vegetatif) dan memeliharanya. Untuk golongan pertaman lebih disebut dengan breader (pembibit) dan tentunya sangat ditunjang dengan pengetahuan breading lines dan pohon indukan yang baik, karena diharapkan dapat menghasilkan bibit (botolan) yang berkulitas. Oleh sebab itu aku sarankan, kalau memang mau mulai budidaya, jangan mulai dari sini, tetapi mulai dengan memelihara anggrek dulu, berbunga dan kemudian baru dijual.

16. kery - 22 Januari 2008

Salam kenal..
Om.. saya baru lagi seneng sama anggrek alias pemula, saya juga baru pelihara 3 pohon anggrek jenis phalaenopsis dan dendrobium itu juga yang 2 phn dikasih sama teman. 2 minggu lalu saya beli bibit phalaenopsis botolan, sudah saya keluarkan dari botol dan ditaruh di media dalam toples plastik untuk krupuk, perlakuannya kira-kira seperti artikel yang diatas. Saya juga tertarik sama jenis vanda, minggu kemarin saya beli bibit botolan jenis vanda di TAIP, tepi belum dikeluarkan, yang saya tanyakan apakah perlakuannya sama dengan jenis phalaenopsis?. terimakasih
ANGGREKAYAH>> Salam kenal kembali rekan Kery, jelas berbeda antara phalaenopsis dan vanda dong. Jenis phalaenopsis lebih menyukai sedikit lembab, oleh sebab itu biasanya menggunakan media pakis/moss, sedangkan vanda cukup dengan kelembaban yang berada diudara, karena dengan mengler(membiarkan) diatas paranet cukup saja, tetapi perlu diperhatikan sering disiram dengan air, tidak berarti tidak bisa menggunakan media pakis lho. Yang menarik adalah kenapa kebanyakan para pemula lebih cenderung mengambil jalur mulai dengan botolan, karena selain resiko tinggi juga memakan waktu yang lama

17. ely - 15 Januari 2008

Terima kasih atas sarannya … Aq sekarang sedang mencobanya di rumah….saya setiap hari mengikuti forum ini… banyak masukan yang saya terima… setelah baca2 dari pengalaman teman2..melalui situs anggrekayah ini …terima kasih yaaa

18. ely - 9 Januari 2008

Om… Aq mo tanya lagi….neh…moga g bosen ya..? Untuk sekedar referensi aja …Anggrek q lebih banyak jenis dendro maklum pemula…
Tempat aq kurang lembab hanya saja cukup terang ( tapi sinar mthari pagi kurang karena rumah ku menghadap ke barat), kondisi angin cukup, jadi setiap pagi Aq pindahkan ketempat yg ada sinar mthari paginya tapi lama2 cape juga..soalnya pake rak. Pernah Aq berpikir untuk membuat kolam kecil di sekitar anggrek q karena katanya anggrek lebih seneng ditempat lembab tapi ….Dananya masih belum memungkinkan….Yang mo Aq tanyakan bagaimana untuk membuat lingkungan agak lembab tanpa membuat kolam kecil …Apa cukup dengan rajin menyiramnya ??? Apa cukup kebutuhan sinar mthari pagi ditempatku sekarang..tanpa hrs memindahkannya setiap pagi ???
ANGGREKAYAH>mbal eli, memang disana problematika kita sebagai manusia, maunya banyak ya. Kalau membaca penjelasan diatas, keadaan anggrek anda sudah baik. Bagaimana anda melakukan suatu eksperimen kecil, dimana anda meletakkan 1 atau 2 pot anggrek, dimana anda ingin letakkan dibeberapa alternative yang ada didak/halaman rumah, dan perlakukan yang sama (sama-sama disiram, atau sama dipupuk). Nah setelah berjalan 2 minggu, 1 bulan dan 1,5 bulan, amati setiap pot tadi, mana yang lebih baik atau yang jelek. Insya Allah anda akan menemukan daerah terbaik (disekitar rumah) tanpa melakukan perubahan besar. Ok, selamat mencoba

Om… saya pernah liat di rumah tetangga anggrek dendronya disimpan di dak atas lantai 2 yang sepanjang hari kena sinar mthari…padahal disekiranya ga banyak pohon…( kayanya tempatnya juga g lembab..) Wah..dia bunga bagus2..terus menerus berbunga..( jadi sirik dech..kok dia bisa yaaa??)
ANGGREKAYAH >Seperti kita ketahui bahwa jenis dendrobium, pada umumnya menyukai sinar matahari (walapun tanpa paranet lho), jadi jelas anggrek tetanggamu lebih bagus karena lebih lama mendapatkan sinar matahari mengakibatkan fotosistesa lebih bagus. Tak usah khawatir pasti ada didaerah sudut rumah anda yang cocok untuk anggrek. Ok sekali lagi selamat mencoba ya

19. ely - 8 Januari 2008

salam kenal dulu..dech….
saya juga penggemar anggrek pemula.. awal nya saya beli yang sudah berbunga yang harganya,.cukup lumayan..eh.taunya mati gara2..ga bisa ngurus.. terus ada yg ngasih tau..kalo untuk pemula mending yang harga nya jangan terlalu mahal…yaaa.. sekedar buat belajar..Tadi pagi saya coba nyiram anggrek pake air kelapa yang ga dicampur lagi sama air.. pengaruhnya apa ya.. ?? atau memang harus dicampur dengan air?? tapi setelah saya liat beberapa jam kok malah ada lalat yg mengerumui anggrek..nah..lhooo
ANGGREKAYAH> Mbak Ely, salam kenal lagi. Kita sama-sama berdomisili di bandung ya ? Rasa takut karena anggrek kita mati, dan dapat mengakibatkan ‘kapok’/’jera’ memelihara anggrek. Sebenarnya anggrek cukup didiamkan dikeadaan cukup lembab, maka akan hidup (buktinya anggrek yang hidup dipohon asem dsb), jadi tidak boleh terlalu basah dan juga tidak boleh terlalu kering. Nah menentukan kapan/berapa kali sehari/seminggu disiram, tergantung media tanam apa yang digunakan, serta anggrek ini diletakkan dimana, apakah ada angin yang berhembus ?.
ANGGREKAYAH> Mbak Ely, air kelapa banyak mengandung gula, sehingga mengundang semut. Jadi benar, air kelapa cukup diencerkan, dengan menambahkan air secukupnya, dan kemudian baru disiramkan ke media tanam. Ok, sekian dulu, semoga dapat membantu dan menjawab. terima kasih

20. Lutfi - 7 Januari 2008

Waduh terima kasih banyak nih om…. nanti coba akan saya praktekkan pada anggrek saya dirumah.

Lutfi

21. Lutfi - 4 Januari 2008

Om gw juga mau nanya nih :
1. Bagaimana pencegahan hama pengganggu yang efektif (kalo pake bahan2 organik apa ya? spy tidak berbahaya)
>ANGGREKAYAH: mencegah lebih baik dari pada mengatasinya, yaitu dengan memperhatikan segitiga – penyakit, yaitu hindari kontak dengan sumber penyakit(tanaman yang terjangkit), meningkatkan daya tahan tanaman anggrek dengan pupuk. Sedangkan menggunakan bahan-bahan organik khusus untuk tanamn hias tidak berdampak langsung, karena tidak masuk kedalam tubuh kita, jadi kalau lebih efektif, monggo dimanfaatkan.
2. Apakah benar jika diberi air bekas cucian baju bisa menghilangkan hama? saya takut nanti anggrek malah mati….
>ANGGREKAYAH: air bekas cucian baju atau lebih tepat lagi air sabun itu memiliki sifat basa, jadi untuk penyakit jamur atau virus yang disebabkan oleh media asam, maka sangat membantu. Jadi tidak semua dapat diatasi dengan ini.
3. Apakah benar jika diberi air kelapa anggrek akan rajin berbunga?
>ANGGREKAYAH: air kelapa (terutama yang muda) mengandung zat perangsang tumbuh (sitokin), sehingga bila disiramkan ke anggrek, maka bisa merangsang anggerk tumbuh dengan baik. Ingat, beberapa penganggrek, malahan menggunakan air kelapa mudah untuk bahan mencampur media taman bibit anggrek dalam botol.
4. Apakah benar jika diberi air bekas cucian ikan, anggrek akan cepat gemuk?
>ANGGREKAYAH: idem dengan jawab aku diatas
Demikian pertanyaan saya, mohon kiranya Om bisa meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan memberikan jawaban.
>ANGGREKAYAH: sama-sama, terima kasih juga atas kerjasamnya
Salam

22. a king - 23 November 2007

kebunnya dimana oom? saya tinggal di bandung selatan….nuhun pisan

23. anggrekayah - 8 Oktober 2007

rekan awan, dengan senang hati bila kami dapat membantu anda, dan bila ada hal yang ingin ditanykan bisa langsung ke anggrekayah@yahoo.com, kalau anda berdomisili di bandung bisa datang langsung ke kebun kami

terima kasih

24. awan - 5 Oktober 2007

saya penggemar anggrek pemula,ingin tau lebih banyak ttg anggrek…mohon infonya…trims

25. lasiahtera - 29 Agustus 2007

wow. ini baru info penting. mungkin bisa dicoba. Saya kurang paham phalaenopsis. Saya biasa berkutat dgn dendrobium. Met kenal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: