<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk ANGGREKAYAH</title>
	<atom:link href="http://anggrekayah.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggrekayah.wordpress.com</link>
	<description>Keindahan dan Kepuasan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Nov 2009 04:57:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Produk Bulan Juli 2009 oleh sani</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2009/07/04/produk-bulan-juli-2009/#comment-244</link>
		<dc:creator>sani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:57:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2009/07/04/produk-bulan-juli-2009/#comment-244</guid>
		<description>Kalo pesen yang ini apa masih ada bibit seedlingnya? dan berapa harganya?
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt;&lt;/strong&gt; Mas Sani, semua informasi dapat anda lihat pada psoting bersangkutan, jelas disana tertera harga satuan dst. Terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo pesen yang ini apa masih ada bibit seedlingnya? dan berapa harganya?<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt;</strong> Mas Sani, semua informasi dapat anda lihat pada psoting bersangkutan, jelas disana tertera harga satuan dst. Terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Produk Kami oleh sani</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-243</link>
		<dc:creator>sani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:55:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-243</guid>
		<description>saya mau pesen bibit anggrek dendrobium yang remaja, kira2 harganya berapa?
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Mas Sani, semua informasi dapat anda lihat pada psoting bersangkutan, jelas disana tertera harga satuan dst. Terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau pesen bibit anggrek dendrobium yang remaja, kira2 harganya berapa?<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Mas Sani, semua informasi dapat anda lihat pada psoting bersangkutan, jelas disana tertera harga satuan dst. Terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Anggrek Spesies: Problematika selama ini oleh Harniningsih</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2008/11/19/anggrek-spesies-problematika-selama-ini/#comment-242</link>
		<dc:creator>Harniningsih</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 06:00:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2008/11/19/anggrek-spesies-problematika-selama-ini/#comment-242</guid>
		<description>Jangan pernah berkomentar kenapa anggrek sp banyak berada dipedagang atau kolektor, karena akan sia-sia pertanyaan seperti itu ibaratnya anjing menggonggong kafilah berlalu, lakukan sesuatu yang bermanfaat untuk mahluk yang terancam itu jangan cuma komentar dengan kata-kata yang sok pintar dan sok tau. Jadi kalau tidak ada sebab tidak akan terjadi akibat ... memang ada banyak cara yang menyebabkan rusak atau punyahnya anggrek sp ... sebenarnya tidak hanya anggrek yang akan punah  tetapi jenis tanaman langka dan hewan pun akan hancur.
Dari beberapa pengumpul anggrek disumatra dan kalimantan yang aku datangi rata-rata mereka mengambil dari hutan  yang dirusak  oleh perusahaan kelapa sawit yang membuka lahan baru atau perusaahan kayu yang tidak memiliki izin kemudian mereka perbanyak secara alamiah ... nah .. sekarang gempur dech tuch mereka (perusahaan kelapa sawit, perambah hutan yang illegal) kalau mampu ....... karena mereka yang terbesar melakukan pengrusakan dibandingkan dengan para pencari anggrek hutan dipinggiran tempat  tinggal mereka ......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan pernah berkomentar kenapa anggrek sp banyak berada dipedagang atau kolektor, karena akan sia-sia pertanyaan seperti itu ibaratnya anjing menggonggong kafilah berlalu, lakukan sesuatu yang bermanfaat untuk mahluk yang terancam itu jangan cuma komentar dengan kata-kata yang sok pintar dan sok tau. Jadi kalau tidak ada sebab tidak akan terjadi akibat &#8230; memang ada banyak cara yang menyebabkan rusak atau punyahnya anggrek sp &#8230; sebenarnya tidak hanya anggrek yang akan punah  tetapi jenis tanaman langka dan hewan pun akan hancur.<br />
Dari beberapa pengumpul anggrek disumatra dan kalimantan yang aku datangi rata-rata mereka mengambil dari hutan  yang dirusak  oleh perusahaan kelapa sawit yang membuka lahan baru atau perusaahan kayu yang tidak memiliki izin kemudian mereka perbanyak secara alamiah &#8230; nah .. sekarang gempur dech tuch mereka (perusahaan kelapa sawit, perambah hutan yang illegal) kalau mampu &#8230;&#8230;. karena mereka yang terbesar melakukan pengrusakan dibandingkan dengan para pencari anggrek hutan dipinggiran tempat  tinggal mereka &#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Jual: Dendrobium Gatton Sunray oleh firmansyah s</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2009/09/07/dendrobium-gatton-sunray/#comment-241</link>
		<dc:creator>firmansyah s</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 11:50:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/?p=326#comment-241</guid>
		<description>Bos harganya bisa kurang lagi ngak? saya ada minat
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggekAyah:&gt;&lt;/strong&gt; Silakan hubungi secara pribadi aja via email&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bos harganya bisa kurang lagi ngak? saya ada minat<br />
<em><strong>AnggekAyah:&gt;</strong> Silakan hubungi secara pribadi aja via email</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Produk Kami oleh RYTO</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-240</link>
		<dc:creator>RYTO</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 06:46:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-240</guid>
		<description>Hallo anggrekayah,seeding catalya,vanda (jgn hanya satu jenisnya)kalau beli untuk dijual ,harganya ngimana?Dan sekali beli mesti per berapa atau minimal harga berapa ?Bisa dikirim katalog harga berdasar jenisnya ?Ongkos pengiriman dan karantina dihitung perkadus?Tolong dibantu penjelasannya.Dari Ryto MEDAN.
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt;&lt;/strong&gt; Mas Ryto, salam kenal dari seberang nih. Kami tetap berusaha memberikan service yang terbaik dari yang kami bisa lakukan, untuk mengenai harga bisa kontak via email aja. Kami biasa menggunakan jasa TIKI, untuk ukuran kecil dan jasa BUS ALS untuk ukuran box yang besar. Semoga ini menjawab, terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo anggrekayah,seeding catalya,vanda (jgn hanya satu jenisnya)kalau beli untuk dijual ,harganya ngimana?Dan sekali beli mesti per berapa atau minimal harga berapa ?Bisa dikirim katalog harga berdasar jenisnya ?Ongkos pengiriman dan karantina dihitung perkadus?Tolong dibantu penjelasannya.Dari Ryto MEDAN.<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt;</strong> Mas Ryto, salam kenal dari seberang nih. Kami tetap berusaha memberikan service yang terbaik dari yang kami bisa lakukan, untuk mengenai harga bisa kontak via email aja. Kami biasa menggunakan jasa TIKI, untuk ukuran kecil dan jasa BUS ALS untuk ukuran box yang besar. Semoga ini menjawab, terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Produk Bulan April 2009 oleh prima e</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2009/04/04/produk-bulan-april-2009/#comment-239</link>
		<dc:creator>prima e</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 09:05:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/?p=269#comment-239</guid>
		<description>boleh tau alamatnya? saya di bandung
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt;&lt;/strong&gt; alamat lengkap adalah jl. Cigadung Selatan 99 B, Bandung, tlp/sms : (022) 76624143&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>boleh tau alamatnya? saya di bandung<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt;</strong> alamat lengkap adalah jl. Cigadung Selatan 99 B, Bandung, tlp/sms : (022) 76624143</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Produk Kami oleh Lia Pireo</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-235</link>
		<dc:creator>Lia Pireo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 08:39:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/produk-kami/#comment-235</guid>
		<description>saya sangat suka sekali dengan anggrek bulan, saya ingin pesan. paling sedikit pemesanannya berapa pot pak? bayarnya via transfer atau bayar dirumah? tolong jelaskan perawatan anggrek bulan ini agar tetap subur dan cantik, berapa hari sekali harus disiram. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat suka sekali dengan anggrek bulan, saya ingin pesan. paling sedikit pemesanannya berapa pot pak? bayarnya via transfer atau bayar dirumah? tolong jelaskan perawatan anggrek bulan ini agar tetap subur dan cantik, berapa hari sekali harus disiram. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pemula anggrek: Kenapa harus mulai dari botolan ? oleh Novi Indah</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2008/01/22/pemula-anggrek-kenapa-harus-mulai-dari-botolan/#comment-233</link>
		<dc:creator>Novi Indah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 03:51:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2008/01/22/pemula-anggrek-kenapa-harus-mulai-dari-botolan/#comment-233</guid>
		<description>Ass.wr.wb. Sudah saya coba pak, dengan membeli bibit compotan, yang saya tanam kembali di pot2 plastik dengan media spagnum moss (moss putih). Memang benar moss sdh mulai menghijau (mau tumbuh lumut). Tapi bibit dapat tumbuh subur, sehat dengan daun mengkilat. Pertanyaan saya bagaimana mengatasi lumut ini pak ? Memang lumut menganggu ya tanaman utama (anggrek) ya? Ada saran, disekitar akar phals tetap diberi moss, hanya saja dibagian atas media ditutup dengan pakis, jadi fungsi moss hanya untuk &quot;mencengkeram&quot; air saja mengingat daerah saya tinggal daerah panas. Bgmn pak? Thanks u/ infonya. Wassalam.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Waalaikumsalam warohmatuhiwabarokatu. Lumut tidak mengganggu secara langsung, melainkan mengakibatkan jelek aja. Benar, media moss itu hanya berguna untuk menahan air agar tetap lembab, jadi kurangi frekuensi penyiraman (maksdunya jangan terllau basa aja). Selamt mencoba, terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb. Sudah saya coba pak, dengan membeli bibit compotan, yang saya tanam kembali di pot2 plastik dengan media spagnum moss (moss putih). Memang benar moss sdh mulai menghijau (mau tumbuh lumut). Tapi bibit dapat tumbuh subur, sehat dengan daun mengkilat. Pertanyaan saya bagaimana mengatasi lumut ini pak ? Memang lumut menganggu ya tanaman utama (anggrek) ya? Ada saran, disekitar akar phals tetap diberi moss, hanya saja dibagian atas media ditutup dengan pakis, jadi fungsi moss hanya untuk &#8220;mencengkeram&#8221; air saja mengingat daerah saya tinggal daerah panas. Bgmn pak? Thanks u/ infonya. Wassalam.</p>
<p><em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Waalaikumsalam warohmatuhiwabarokatu. Lumut tidak mengganggu secara langsung, melainkan mengakibatkan jelek aja. Benar, media moss itu hanya berguna untuk menahan air agar tetap lembab, jadi kurangi frekuensi penyiraman (maksdunya jangan terllau basa aja). Selamt mencoba, terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pemula anggrek: Kenapa harus mulai dari botolan ? oleh Novi Indah</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2008/01/22/pemula-anggrek-kenapa-harus-mulai-dari-botolan/#comment-231</link>
		<dc:creator>Novi Indah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 06:09:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2008/01/22/pemula-anggrek-kenapa-harus-mulai-dari-botolan/#comment-231</guid>
		<description>Ass.wr.wb.Thanks u/ infonya pak. B&#039;awal dari hobby sy ingin memulai usaha kecil2an skala RT dgn membuka kbn anggrek, sbg grower aja dgn membeli tan.remaja or blooming size u/ dijual kmbli dlm btk tan b&#039;bunga, sbnrnya ingin skali bdy khusus phals. cm sptnya daerah sy krg cocok ya pak? Mgkn vanda dan dendro yg lbh cocok. Hy saja byk pekebun di dae sy hanya jual yg kriting (dendro), u/ jenis dendro bunga bulat mrk blg impor shg tdk jual u umum. Mgkn bpk py info dmn sy bs mdptkannya? Thx u/ perhatiannya. Wassalam

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt; Waalaikumsalam. Mbak Novi, seperti yang telah anda utarakan diatas benar adanya. Memang untuk dendro bunga bulat yang dipasaran telah di dominasi oleh ex-produk thailand. Seandainya ingin tahu persis sumbernya, memang ada beberapa sentra anggrek jenis ini seperti di tangerang, depok (ini untuk yang kebun rakyat), ada beberapa industri besar di daerah lembang dan cikampek (ini untuk ozet besar), persisnya aku tidak tahu. Semoga membantu&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb.Thanks u/ infonya pak. B&#8217;awal dari hobby sy ingin memulai usaha kecil2an skala RT dgn membuka kbn anggrek, sbg grower aja dgn membeli tan.remaja or blooming size u/ dijual kmbli dlm btk tan b&#8217;bunga, sbnrnya ingin skali bdy khusus phals. cm sptnya daerah sy krg cocok ya pak? Mgkn vanda dan dendro yg lbh cocok. Hy saja byk pekebun di dae sy hanya jual yg kriting (dendro), u/ jenis dendro bunga bulat mrk blg impor shg tdk jual u umum. Mgkn bpk py info dmn sy bs mdptkannya? Thx u/ perhatiannya. Wassalam</p>
<p><em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong> Waalaikumsalam. Mbak Novi, seperti yang telah anda utarakan diatas benar adanya. Memang untuk dendro bunga bulat yang dipasaran telah di dominasi oleh ex-produk thailand. Seandainya ingin tahu persis sumbernya, memang ada beberapa sentra anggrek jenis ini seperti di tangerang, depok (ini untuk yang kebun rakyat), ada beberapa industri besar di daerah lembang dan cikampek (ini untuk ozet besar), persisnya aku tidak tahu. Semoga membantu</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AKLIMATISASI ANGGREK SPESIES SKALA RUMAH oleh Anto</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-229</link>
		<dc:creator>Anto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 08:28:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-229</guid>
		<description>Halo rekan-rekan,

Saya baru mendapat sebatang Vanda deareii dari penjual anggrek di pameran. Sayangnya anggrek tersebut dijual tanpa pot alias tanamannya saja. Masalahnya setelah saya tanam, sampai seminggu tidak ada tanda-tanda pertumbuhan, malah semakin lama kok semakin memilukan kondisinya. Saya udah taruh di pot berisi arang, terus digantung di tempat berangin dan teduh. Udah saya siram tiap hari tapi masih belum ada tanda-tanda perbaikan. Gimana nih? Kalau ada yang punya info bagaimana membuat anggrek tersebut bisa survive mohon dishare pengalamannya. Tolong ya... Thanks a lot.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Mas Anto yang baik, seperti kita ketahui bahwa vanda adalah anggrek tipe akar napas, artinya tanpa mediapun (kecenderungan lebih suka) dapat tumbuh. Dilain sisi memang jenis anggrek ini dengan daun yang keras, sehingga pertumbuhannya tidak jelas tampak oleh mata (apakah mati atau masih hidup), jadi memang perlu sabar. Permasalah kedua, dimana pada umumnya anggrek spesies yang kita dapat merupakan hasil rambah hutan langsung (belum/tidak diadaptasikan dulu) maka cenderung anggrek tersebut mengalami stress (stagnasi pertumbuhannya atau cenderung merontokkan daun dsb). Nah kalau memang kasusnya seperti ini, maka kesabaranlah yang dibutuhkan, dan tanda-tanda kehidupan adalah tumbuhnya akar baru (yang hijau warnanya). Nah hal inilah yang aku gunakan pada saat memilih anggrek spesies yang akan aku beli, maksudnya pilih yang akarnya sudah tumbuh kembali. Ok, sekian semoga dapat membantu, terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo rekan-rekan,</p>
<p>Saya baru mendapat sebatang Vanda deareii dari penjual anggrek di pameran. Sayangnya anggrek tersebut dijual tanpa pot alias tanamannya saja. Masalahnya setelah saya tanam, sampai seminggu tidak ada tanda-tanda pertumbuhan, malah semakin lama kok semakin memilukan kondisinya. Saya udah taruh di pot berisi arang, terus digantung di tempat berangin dan teduh. Udah saya siram tiap hari tapi masih belum ada tanda-tanda perbaikan. Gimana nih? Kalau ada yang punya info bagaimana membuat anggrek tersebut bisa survive mohon dishare pengalamannya. Tolong ya&#8230; Thanks a lot.</p>
<p><em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Mas Anto yang baik, seperti kita ketahui bahwa vanda adalah anggrek tipe akar napas, artinya tanpa mediapun (kecenderungan lebih suka) dapat tumbuh. Dilain sisi memang jenis anggrek ini dengan daun yang keras, sehingga pertumbuhannya tidak jelas tampak oleh mata (apakah mati atau masih hidup), jadi memang perlu sabar. Permasalah kedua, dimana pada umumnya anggrek spesies yang kita dapat merupakan hasil rambah hutan langsung (belum/tidak diadaptasikan dulu) maka cenderung anggrek tersebut mengalami stress (stagnasi pertumbuhannya atau cenderung merontokkan daun dsb). Nah kalau memang kasusnya seperti ini, maka kesabaranlah yang dibutuhkan, dan tanda-tanda kehidupan adalah tumbuhnya akar baru (yang hijau warnanya). Nah hal inilah yang aku gunakan pada saat memilih anggrek spesies yang akan aku beli, maksudnya pilih yang akarnya sudah tumbuh kembali. Ok, sekian semoga dapat membantu, terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
