jump to navigation

KOMPOT(Komonitas Pot) Effektif: Anggrek Dendrobium 9 Oktober 2007

Posted by anggrekayah in Anggrek, budidaya, Merawat Anggrek.
trackback

Dalam budidaya anggrek sering kita temukan istilah kompot, dan merupakan fase/tahapan pertama setelah bibit anggrek keluar dari botol. Pada kesempatan ini kami ingin menyapaikan bagaimana menangani bibit anggrek, terutama jenis dendrobium, yang

kompotden01

baru saja keluar dari botol. Bibit anggek dalam fase botolan biasanya mempunyai besar bibit yang tidak sama, baik ukuran dan kematangannya. Bila kita merasa besar bibit belum siap (juga kecukupan makanan dalam botol), maka bibit tersebut dapat

dipertahankan dalam botol sampai pada keadaan bibit benar-benar siap keluar dari botol. Pengalaman kami untuk mengerjakan jumlah besar botol (lebih dari 5 botol dalam satu

jenis anggrek), maka akan lebih efektif dilakukan secara bersamaan untuk masing-masingkompotden02 tahapan. Contoh pada gambar dapat ditampung pada satu kompotden03wadah dan dilakukan pencucian dari sisa media botol dan juga pemberian fungsida bersamaan. Setelah selesai dengan tahapan ini, maka dilanjutkan dengan mengeringkan bibit tersebut diatas kertas koran bekas dan diangin-angin. Yang menarik (berdasarkan pengalamanan) adalah bibit tersebut dapat dikatagorikan 3 yaitu kelompok pertama adalah yang paling besar,

kompotden061

sehingga dapat langsung ditanaman dalam pot plastik secara individu, kedua adalah yang medium ukurannya dan yang ketiga adalah sangat kecil (dan masih layak untuk tetap tinggal di dalam botol). Nah untuk mempermudah dalam penanaman dan pemeliharaan selanjutnya, kami melakukan kelompok pertama langsung ditanam dengan pot plastik secara individu (pot plastik ukuran paling kecil dan biasanya digunakan oleh petani anggrek phalaenopsis), dan sisanya ditanam dalam satu kelompok seperti pada gambar sebelah ini. Dimana menggunakan pot plastik ukuran paling besar dengan menyusun bibit anggrek

kompotden04

terlebih dahulu, setelah tersusun dengan baik baru kemudian kami tabur pakis halus sebagai penutupnya.

Dalam merawatan kompot ini kami melakukan perawatan yang mendekati situasi dalam botol yaitu dengan sering menyiram air (dengan sprayer) baik dengan atau Vit B1. Karena dilingkungan kami ada sedikit angin semilir, maka dapat dilakukan lebih sering lagi (mengingat media yang digunakan adalah pakis, Insya Allah aman dari kebanyaka air). Pada saat ini ada satu yang musti dilakukan adalah mencatatkan nama/kode anggrek, sehingga kita dapatkompotden07 mengetahui silsilah/jenis anggrek tersebut. Menurut pengalaman kami, 1 bulan pertama adalah masa yang paling kritis, bila anda berhasil melewatinya dengan baik maka dapat menghasilkan kompot yang baik. Gambar disamping adalah bibit anggrek yang baru ditanam setelah keluar dari botol dalam jumlah banyak. Pada fase ini bibit anggrek pertama dirangsang untuk menghasilkan akar baru (akar yang ada sebelumnya akan mati dan digantikan oleh akar baru), setelah itu maka akan diikuti oleh tumbuhnya blub baru sebagai tanda bibit telah berkembang dengan baik.

Pada gambar ini menggambarkan setelah 3-4 bulan, kompot telah siap dipindahkan ke pot

kompotden05

individu yang lebih besar, dengan harapan akan menghasilkan seedling yang lebih baik lagi. Untuk menentukana apakah suatu kompot sudah siap dipindahkan atau belum , yaitu dengan memperhatikan daun berwarna hijau sehat (tidak terlalu muda atau tua), setiap individu bibit anggrek telah memiliki akar yang baik dan mempunyai 2-3 bulb.

Khusus untuk kelompok pertama yang telah dipisahkan dalam satu pot kecil secara individu, akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik lagi dan juga akan lebih cepat juga menghasilkan tanaman yang berbunga.

kompotden08Pada kesempatan ini juga kami ingin share juga memelihara anggrek dendrobium didataran tinggi, dimana kebanyakan jenis anggrek dendrobium senang/dapat tumbuh sehat didataran rendah, yaitu membantu tanaman anggrek mendapatkan jumlah sinar matahari lebih banyak dan juga menciptakan temperatur udara yang cukup tinggi, dengan meletakkan tanaman dekat dengan atap kebun (dalam hal ini atap platik/panopy). Kami mengamati suasana dan keaadaan ini sangat baik, dengan ditunjang sirkulasi udara yang baik. Kami menggunakan plastik bening sebagai pengganti pot tanah liat, untuk mengurangi berat tanaman, supaya aman digantung. Hasilnya dapat dilihat pada gambar, bila anda tertarik lebih detail lagi silahkan dapat menghubungi kami.

Terima kasih atas perhatian dan semoga informasi bermanfaat.

About these ads

Komentar»

1. wulan - 22 Agustus 2014

salam kenal, saya baru belajar menanam anggrek botolan, karena gelnya rusak bayi anggrek terpaksa dikeluarkan dan sekrang saya tanam dalam gelas air minera dengan media sabut kelapa halus, apakah penyiramannya juga sama dengan media pakis yaitu 2 kali sehari, karena di daerah saya juga banyak angin. lalu mengapa daunnya ada yang kekuningan? apakah terlampau panas udaranya membuat daun kuning? bagaimana intensitas sinar matahari yang dibutuhkan bayi anggrek? terima kasih jawabannya
AnggrekAyah:> Salam Anggrek. Mbak Wulan, mbak tidak menjelaskan jenis anggek apa yang sedang dibudidaykan, karena beda anggrek beda juga cara menangananya, boleh aku asumsikan anggrek dendrobium aja. Ok ketika bibit anggrek yang dikeluarkan dari botol dengan beberapa prasyaratan, yaitu pertumbuhan generatifnya sudah sempurna, maksdunya akar, batang dan daun sudah ada dan sempurna, maka bibit ini siap untuk keluar dari botol. Nah biasanya ketika baru keluar perlu dilakukan aklimasi, yaitu adaptasi bibit dari lingkungan dalam botol (kalau bayi didalam perut ibu, kemudian keluar) ke lingkungan luar yang lebih panas/dingin dan makanan yang kurang dsb. Hal ini diperlukan beberapa saat, bisa 1-2 minggu, baru kemudian siap dipindahkan ke media biasa, tetap perlu dilindungi dari panas matahari langsung. Mengenai frekuensi menyiram air, sebenarnya disesuaikan dengan media yang digunakan, atau terlebih dahulu dicek apakah medianya masih ada air, lembab, kalau sudah kering baru diberikan air. Nah biasanya dampak dari permindahan dari botol ke luar, bila masa adaptasinya tidak berhasil, dapat menghasilkan dampak seperti daun menjadi kuning, bahasa kerennya, stress si bibit anggrek iin.
Ok sekian dulu yang bisa aku jawab, semoga bermanfaat.

2. arisapta - 15 Mei 2012

salam kenal yah,,,,
saya tinggal di daerah cimahi utara,
punya beberapa pot anggrek tapi tak kenal jenisnya
mohon sarannya untuk daerah ini yg cocok anggrek jenis apa?
dan dimana saya bisa mendapatkan bibitnya?
tolong dishare via email y….
terimakasih banyak yah
AnggrekAyah:>> Salam kenal lagi. Microclimate (baca: kondisi lingkungan rumah) sangat menentukan anggrek dapat tumbuh dengan optimal atau tidak. Menurut pengalaman, bahwa pada dasarnya kita daapt memelihara semua jenis anggrek, tapi ada yang optimal (cepat berbunga, bunganya besar dan banyak) ada yang cuma tumbuhnya daun aja. Nah ada tipe anggrek yang cocok dengan daerah sejuk yaitu anggrek bulan (phalaenopsis) tapi dendrobium cukup bandel uantuk daerah ini juga. Demikian Vanda dan cattleya, dengan sinar matahari yang cukup baik, dapat juga tumbuh didaerah anda. Selamat mencoba.

3. iyehsolichin - 11 April 2012

Salam kenal pa Ayah …….
Saya Ketua Yayasan al-Kalam,
Jl. Melania No. 13 (dekat Pusdai Jabar) Bandung,
salam sukses ya pa

4. erwin pandu pratama - 1 Maret 2012

Bagaimana cara marawat anggrek yang media tanamnya bokashi,pecahan batok kelapa dan cocopeat. apakah perlakuannya sama seperti anggrek pada umumnya(anggrek dendrodium)?

5. Eries R - 20 Maret 2011

Mau nanya barangkali jualan pot plastik transparan untuk anggrek,berapa ya harganya?mksh.
AnggrekAyah:> Mas Eries, maaf kami tidak menjual pot plastik transparan, tetapi pengguna saja. Biasanya dijual di centra anggrek, kalau disini di lembang, toko buana tani, disana ada beberapa ukuran untuk seedling (1 in), remaja (2 in) dan dewasa (3,5in), dan dipasaran ada variasinya kualitas plastiknya, jadi harganya pun bervariasi. Ok, semoga membantu, terima kasih

6. novita - 26 Oktober 2010

saya suka sekali dan sampai saat ini mengkoleksi beberapa jenis anggrek dirumah serta membiakkannya..
saya ingin bertanya apakah media ijuk bisa digunakan untuk anggrek?
AnggrekAyah:> Mbak Novi yang baik, untuk mengerti media apa-apa saja yang cocok untuk anggrek, perlu kiranya mbak novi mengerti sifat-sifat fisik dan kimiawi media tersebut. Pertama adalah sifat menyerap/menampung air, makin banyak kemampuan media menampung air makin baik untuk frekuensi penyiraman anggrek. Tingkat porosi (berpori-pori) media menentukan kemampuan udara dapat mengalir didalam media, atau memungkinkan meningkatkan kelembaban dalam media, ini yang baik. Anggrek itu adalah tanaman epifit, adalah tanaman yang tidak menyerap hara makanan dari induk semangnnya (baca:media tanam ini). Jadi hara, vitamin dan hormaon dapat kita berikan via air/kelembaban tadi. Kemudian perlu diperhatikan juga sifat/kesukaan anggrek akan kondisi tanam yang cocok. Vanda cenderung menyukai kering-lembab, phalaenopsis cenderung menyukai basah-lembab. Nah sekarang mbak Novi aku harap dapat memutuskan apakah ijuk cocok untuk anggreknya mbak novi ? (tergantung jenis anggrek juga lho). terima kasih

7. tin suwandi - 21 September 2010

Ayah….saya pemula dalam tanaman anggrek, Setelah membaca2 di internet saya coba untuk berhobi anggrek, ingin beli anggrek kompot dan merawat anggrek mulai sejak kecil tp saya belum mengetahui jenis2 anggrek, mana itu dendro, vanda atau phalaenopsis, dan apa yg membedakan jenis2 tsb ? serta jenis anggrek apa yg banyak di jual oleh penjual bunga pada umumnya ?, terima kasih
AnggrekAyah:> Sebelumnya aku ucapkan selamat atas berbagung dengan kami para penghobby anggrek. Untuk mengetahui berbagai jenis anggrek. aku harapkan banyak membaca deh. Sebenarnya anda itu tinggal dimana ? karena lokasi akan menentukan jenis anggrek yang banyak dan cocok untuk ditanam. Terima kasih

tin suwandi - 29 Oktober 2010

Terima kasih ayah…saya tinggal di kota sidoarjo jawa timur, kota yg cukup panas dan saat ini sdh mulai (belajar) memelihara jenis dendro dan ada jg jenis phalaenopsis wl tak banyak tp anggrek phal saya kok akarnya brair dan sebagian lg ada yg kering, kira2 kenapa ya ayah ??, dan apa yg hrs saya lakukan untuk pertolongan pertamanya, saya sdh ganti medianya, semula memakai moss putih lalu saya ganti dg mos hitam, mohon pencerahannya ya ayah…

AnggrekAyah:> Mbak Tin yang baik, pertama-tama yang perlu diperhatikan bilamana anggrek terserang penyakit pada akar (jamur/kering/dsb) adalah terjadinya keriput(dehidrasi) pada daun/batang anggrek. Bila hal ini tidak terjadi pada anggrek anda, maka akar yang kering mungkin saja merupakan hal yang wajar/normal karena sudah tua sehingga perlu digantikan oleh yang baru. Ketika terjadi dehidrasi tadi, maka P3A (pertolongan pertama pada Anggrek) adalah angkat anggrek dari media, dan bersihkan akar-akar yang rusak/sakit/busuk dan berikan fungisida (bila sebabkan oleh jamur), berikan antiseptic (bila disebabkan oleh virus) kemudian angin-anginkan selama 2-3 hari, baru kemudian direpoting kembali ditempat yang baik (teduh dan lembab). Sekian dulu jawaban yang bisa kami berikan semoga dapat membantu. terima kasih

tin suwandi - 5 November 2010

Terima kasih ayah…aq tinggal di sidoarjo jawa timur,kota yg cukup panas dan belum lama ini aq beli anggrek phal utk belajar merawatnya, tp setelah bunganya rontok dan tinggal daunnya kok daunnya jd keriput, setelah aq cek trnyata akarnya banyak yg busuk, apa yg bs aq lakukan sbg pertolongan pertama keadaan ini ayah ?, mohon saran yah…terima kasih

AnggrekAyah:> Mbak Tin yang baik, pertanyaan ini sudah aku jawab dipertanyaan sebelumnya, dimana daun keriput (dehidrasi), baca ya di jawaban aku sebelumnya. terima kasih, semoga membantu mbak Tin dalam merawat anggrek.

8. oki - 26 Juli 2010

sy mau cari yg jual bibit anggrek botolan di daerah bekasi , anggrek apa yg laku di pasaran dan mudah perawatannya , apakah ayah jual bibit anggrek, trims , bisa kirim via email

9. bagus - 27 Juni 2010

met siang ayah…
ayah saya ingin bertanya… bagaimna cara membuat bibit botol itu. ma’av coz saya bru pemula. saya ingin tahu cara membudidayakan anggrek dari bibit sampai berbunga. bisa g ayah mengkawin silangkan anggrek….?
mohon dijwb.
AnggrekAyah:> Sahabatku Bagus Aryadi, untuk menjelaskan semua ini bukanlah hal semudah membalik tangan, perlu waktu yang lebih panjang dan detil. Singkatnya adalah biji anggrek itu tercipta tanpa bekal cadangan makanan, jadi perlu tempat yang menyediakan semua kebutuhan tadi. Susahnya tempat itu juga sangat disenangi oleh jamur, dan ini adalah tantangan utamanya. Mengenai menyilangkan anggrek, sama halnya dengan menyilangkan bunga-bunga tanaman lainnya, cuma nanti untuk beberapa jenis anggrek tertentu mempunyai cara/teknis khusus. Aku sudah beberapa kali menyilangkan dan berhasil. Sekian, semoga dapat sedikit menjawab keingintahuan mas Bagus.

10. dya - 25 Mei 2010

ass..ayah. saya baru bli dendro, tp kenapa ya kok batangnya keriput?? memang sih kena sinar matahari langsung tp tidak lama, sinar matahari pagi yah….apa yg harus dilakukan yah. thanks ayah.
AnggrekAyah:> Mas, kalau batang keriput itu tanda ada kelainan pada perakaran, sehingga anggreknya dehidrasi, alias menggunakan zat makanan dalam batang sendiri, jadi aja keriput. Coba cabut anggrek tersebut dan check batang akar deh, lihat apakah akarnya sehat ? selamat mencoba

11. RIA - 12 Mei 2010

assalammualaikum. mas saya baru saja membeli bunga anggrek. dan saya tanam di media tanah………. apakah ada jenis anggrek yang di tanam di tanah?

AnggrekAyah:> Waalaikumsalam. Mbak Ria, memang ada anggrek tanah dan anggrek jenis terestrial (walaupun bukan tanah langsung sebagai medianya, tetapi serutan kayu/pupuk kandang) juga ada. selamat meninkmati ya, terma kasih

12. Jaya - 12 Februari 2010

Pak Ayah…saya mo mandah ke Bandung dari Medan. Bagaimanakah peluang usaha anggrek di Bandung? Prospektifkah? Apakah kalo mengambil spesialisasi phalaenopsis dan belajar ke Ayah bisa??

Saya almamater UGM jadi sama dengan anak Ayah. Bini saya urang Bandung. Pikir2 saya mo merintis usaha anggrek. Sangat berterima kasih apabila bisa belajar ke Ayah dan menjadikan usaha ini lebih dari sekedar hobi nantinya.

Salam,
Tukang Kebon
Jaya

Anggrekayah:>
Kang Jaya, maha wae, diantos ti bumi abdi. Pertanyaan kang jaya perlu penjelasan yang panjang lebar, jadi lebih baik off-line aja ya. Terima kasih

13. devi - 2 Februari 2010

Assalamualaykum mas, mau tanya, apakah anggrek botol sulit mulai menanamnya?apakah bisa dibiarkan lama dulu dibotol mas biar rada besaran dikit?
AnggrekAyah:> Waalaikumsalam. Mbak devi, bibit anggrek di dalam anggrek itu hidup dengan serba dimanjakan, mulai tersedia hara makan, tanpa penyakit dan aman. Dalam kehidupan dapat diibaratkan sebagai seorang bayi dalam kandungan atau dalam mesin inkubator. Begitu keluar maka bibit harus melakukan penyesuaian (akilimitasi) dengan keadaan luar yang keras, mencari hara makan dan banyak sumber penyakit.
Bibit anggrek di dalam botol selalu aman, selama masih ada hara makan dalam bentuk agar, tidak ada penyakit (biasanya jamur) dan ruangnya masih cukup (tidak terlalu sempit dan berdempetan).
Sekian dulu dan semoga jawaban kami dapat menjawab perntanyaan mbak Devi. Wassalam

14. florensia - 29 Mei 2009

mat malam… saya floren penghobis anggrek pemula, sya mau tanya: Apakah anggrek botol yang sudah dipindahkan ke kompot (taruh didlm ember plastik dgn media pakis) boleh ditutup dengan plastik rapat?

15. elly pinkan - 23 Mei 2009

selamat sore, nama saya elly pinkan. saya akhir akhir ini lagi seneng sama tanaman angrek. jenisnyapun belum begitu banyak tahu. cuman saya ada lahan diatas kolam sekitar 4m X 7m. saya pingin manfaatin area tsb utk tanaman anggrek. mohon dibantu tanaman anggrek apa yg cocok sama contoh /cara /konstruksi penempatan tanaman diatas kolam. harus pakai bambu, besi atau bagaimana bagusnya..
sealain itu saya pingin tahu jenis anggrek potong,, yg bunganya biasa di pakai utk acara pesta,pengantin dsb.samping kolam juga ada lahan sedikit kalau memang mau di tanam ditanah..saya tunggu jawabanya… tks

AnggrekAyah:> mbak elly, anggrek pada umumnya adalah tanaman akar napas (alias epifit) jadi dari air yang di udara, akar anggrek itu mengambil haranya, jadi sangat baik sekali bila anggrek diletakkan di atas kolam, tapi perhatikan juga jumlah sinar mataharinya ya. Dengan digantung langsung di atas kolom cukup baik dan mudah merawatnya. Anggrek potong pernikahan akhir-akhir ini banyak digunakan cattleya, dendrobium dan phalaenopsis. Sekian semoga terjawab, terima kasih

16. Rara - 4 Mei 2009

Met ciang…perkenalkan nama saya Rara penggemar baru tanaman anggrek,sedangkan saya baru saja beli anggre jenis dendro warna ungu..Tanaman tersebut saya tanam di tempat kerja saya dan saya letakkan di pot..Ketika saya beli tanaman tersebut kelihatan segar dan indah sekali, dan ketka beberapa hari saya rawat kok malah kelihatan tidak sehat dengan ciri2 : daunnya kelihatan kuning, bunganya kelihatan layu bahkan kuncupnya ikut layu dan batang pohonnya kelihatan berkerut..
Saya minta saran bagaimana cara mengatasi tanaman anggrek saya, dan tolong beritahu cara merawat anggrek yang benar, supaya tidak mati…trimakasih
saya tunggu balasannya…cepat zaaa
AnggrekAyah:> Mbak Rara, aku ingin meluruskan, bahwa karena anggrek adalah tanaman epifit, maka tidak kenal anggrek ditanam, melainkan ditempelkan. Makna dari pengertian itu adalah khusus untuk dendrobium bahwa pangkal batang tidak boleh terbenam oleh media tanam, maka akan cenderung busuk. Dugaanku adalah selain stress juga bisa jadi tanamannya terserang busuk akar atau pangkal akar, sehingga tidak ada hara makanan yang diserap sehingga anggrek memakan yang disimpan didalam tubuhnya, alias dehidrasi. Langka pertama adalah angkat anggrek tersebut, cek pada bagian pangkal batang/akar, kalau perlu dicium kalau bau berarti terjadi pembusukan. Kalau busuk, maka bisa dibersihkan bagaian yang busuk, kemudian berikan antiseptik (bisa menggunakan betadin cair yang encer) kemudian angin-anginkan, dan selama beberapa hari rangsa pertumbuhan akar dengan memberikan (sprayer) Vit B1. Ok selamat mencoba, semoga dapat membantu, terima kasih

17. deny - 22 April 2009

Assalamu’aliakum… Kang Weda… kang saya mau coba aklimatisasi a bulan ti botol di daerah panas SulSel. pernah sih sakali, hasilnya tetap tumbuh malah sampe berbunga. bunga pertama 5 kuntum. tp belum di teliti tingkat optimalisasina. jd kang bibit botolan bulan nu biasa weh… berapa Rp? per botol.
nuhun kang Weda. Wassalam….

18. dudi riswandi - 21 April 2009

saya mohon diberikan daftar harga bibit anggrek botolan untuk semua jenis anggrek

terima kasih

19. Dodi Cahyadi - 14 April 2009

Ass..perkenalkan sy dodi dari Cibitung Bekasi,kira2 berapa harga / botolnya bibit anggrek tersebut,trimakasih !
AnggrekAyah:> Waalakumsalam, bung dodi, dengan sangat menyesal kami tidak melepas produk ini dalam bentuk botolan, tetapi hanya yang seedling saja. Sekali mohon maaf. Siapa tahu mau mencoba produk kami yang ada ini (seedling). Terima kasih

20. Enida - 9 April 2009

Asslmlkm….
Nama saya ibu eny, sangat menyukai anggrek dan berencana memulai usaha jual beli anggrek. Dirumah saya sdh mempunyai bbrp spesies phalae dan dendro.Saya ingin membeli bibit anggrek bulan dan dendro yang sudah remaja dan bibit kompot. Saya tinggal dilhokseumawe, dptkah dilakukan pengiriman ? Apakah tanaman tdk rusak selama perjalanan ?

AnggrekAyah:> Waalaikumsalam, Bunda Enida, senang rasanya berkenalan dengan ibu dan menambah kenal diseberang sana. Kami tidak menjual kompot, jadi kami hanya menjual seedling, remaja dan dewasa phalaenopsis dan densrobium. Kami telah memiliki pelanggan di bandaaceh/meda/bukit tinggi/palembang, dan Alhamdulilah pesanan kami kirim tidak mengalami kerusakan yang berarti. Kami menggunakan jasa TIKI untuk pesanan yang tidak banyak dan Bus ALS bila pesannanya banyak. Jenis/macam produk kami bsia ibu lihat pada blog kami, mudah-mudahan produk kami sesuai dengan keinginan ibu. Terima kasih

21. diyan - 21 Februari 2009

terima kasih
pak tempat anda ada dendrobium ammerron yang remaja (bibit) saya suka warna bunganya cantik, kalo ada saya mo beli, harganya berapa dan ongkos kirimnya.

AnggrekAyah : > maaf bu kami tidak produksi jenis yang ibu maksud, kami lebih memproduksi dalam negeri saja. Kami biasa menggunakan jasa tiki, dan ongkos kirim merupakan funsgi dari jarak, berat dan volume box. Semoga menjawab, terimakasih

22. diyan - 20 Februari 2009

pak antiseptik/antibiotiknya itu bisa saya beli dimana ya? hehehe dan namanya apa yang bagus disemarang ada trubus apa bisa bili disana.kira2 anggrek jenis ini cocok dak diaderah saya yang panas dan harus berapa hari penyiramannya? terimakasih infonya pak sukses buat bapak
AnggrekAyah:>Mbak Yuni yang baik, antiseptik/antibiotik disini bukan sebagai obat pembasmi penyakit, tetapi obat untuk supaya tanaman yang sudah kita potong (disitu ada bagian tanaman yang terluka /terbuka) tidak terinfeksi bakteri/bibit penyakit aja. Pada tulisan blogku sebelumnya, aku menggunakan boat antibiotik yang sudah kadaluarsa atau antiseptik dapat kita gunakan betadin cair. Kalau anggrek yg cocok di semarang, bisa anda perhatikan di tetangga anda, jenis anggrek apa yang cocok (maksudnya anda tidak perlu melakukan percobaan lagi), itu sudah cara yang baik. Tapi secara kasar, kalau anda tinggal di semarang daerah dataran rendah (yang panas) biasanya cocok anggrek dendrobium. Ok, selamat mencoba ya terima kasih

23. diyan - 18 Februari 2009

saya pemula ni dalam tanaman anggrek,saya dapat anggrek dari kalimantan tengah asli dari hutan disana bunganya kecil warnanya kuning dan loreng coklat waktu saya bawa kejawa tepatnya di demak kok batangnya jadi kempot dan daunnya keriput ya apa karena cuaca didareah saya memang terlalu panas.Mohon infonya dan perawatannya donk saya masih dak paham.kirim ke email saya diyan.wahyuni@gmail.com terima kasih
AnggrekAyah:> Mbak Diyan, boleh ya aku menduga anggrek yang anda punya adalah grammatuphyllum (koreksi aku bila salah). Nah tanda keriput (bahasa betawinya kempot) itu karena anggrek mengalami dehidrasi, dimana disebabkan oleh supply air terhambat, bisa dikarenakan dicabut dari tempatnya dan anggrek belum sempurna melakukan recovery (ditandai dengan munculnya akar baru) bisa juga dikarenakan jamur atau virus. Dugaan terakhir dapat anda cermati dengan mengecek apakah pada panggal batang ada busuk (bau anyir atau busuk), kalau benar itu berarti anggrek anda telah terserang jamur/virus. Hal ini bisa anda tangani dengan memotong bagian yang terserang dengan baik, kemudian bagian anggrek ayang terbuka (bekas potong) diberikan antiseptik/antibiotik. Ok, selamat mencoba, semoga bermanfaat dan berguna. terima kasih

24. Ety Mardiani - 24 Januari 2009

ayah…semua anggrek bulan saya di daunnya ada bercak coklat dan pinggirannya kuning. tapi tumbuh terus dan berbunga seperti anggrek lainnya. apa sebabnya dan apa yang harus saya lakukan?
AnggrekAyah:>> Ibu Ety yang baik, salam kenal. Daun anggrek bulan yang terserang penyakit (bisa jamur, virus atau kutu/insek) akan berdampak daun menjadi berubah warna/bentuk (bisa menjadi kuning, coklat dan kemudian rontok), jadi ini adalah dampaknya. Coba perhatikan sumbernya, kalau cuma dalam cakupan yang sempit, bisa di buang dan kemudian diberikan antiseptik (bisa gunakan betadine yang diencerkan, obat antibiotik yang sdh kadaluarsa dan juga diencerkan dgn air), kalau jamur bisa diberikan fungsida kontak, dan kalau ada insek (kutu prisai dll) bisa langsung diberi insektisida. Alhamdulilah kalau masih terus berbunga, berarti tidak banyak berdampak pada pertumbuhan anggrek ibu, tetapi perhatikan bisa saja bunga memberi kabar, bahwa anggrek tersebut akan mati (SOS – save our soul). Ok, semoga menjawab dan selamat mencoba, terima kasih

25. tomo - 20 November 2008

klo v.tricolor di kasih pot, media plg pas apa ya? utk DTR.
AnggrekAyah:> Cak Tomo, V.tricolor dialamnya menempel pada batang pohon asem,
jadi epifit. Kecenderungan banyak teman-teman memeliharanya tanpa media, dan
digantung begitu saja (cocok diletakkan diatas kolam). Dirumah aku gunakan media
kompos, Alhamdulilah bagus, yang lebih bagus lagi aku gunakan kotoran kambing yang sudah matang (setalh dikompos selama 2 bulan) ternyata pertumbuhannya lebih bagus lagi.
Ok, selamat mencoba

26. Shaedho - 4 November 2008

ayah..sy suka bertanam,bunga,buah,dll. tapi sy blm pernah memelihara_menanam bunga anggrek. sy tertarik ingin menanam bunga anggrek.. Sebaiknya sy mula dr mana ya.. ? beli bibit botolan.. ato yg sdh di pot.. ato yg bgm? berapa kisaran harga bibitnya?di mana sy bs membeli bibitnya? susah gak merawat anggrek? trus ada berapa jenis anggrek di indonesia..? terima kasih.

27. slamet - 14 Oktober 2008

salam kenal ayah, saya baru pindah tugas dari kalimantan ke jakarta.
kebetulan saya bawa anggrek hitam (kata orang sana) dua pot, skarang pertumbuhannnya biasa aja, mati tidak, tumbuh subur apalagi berbunga juga tidak.
saya senang anggrek, karena bunganya ituloh …
sambil menunggu anggrek hitam saya berbunga, saya beli lagi anggrek yang sudah berbunga jenisnya dendro kali ya, yang warna ungu, kuning dan hijau muda. bagus banget …, tp skrang yang ungu udah mulai layu dan ada yang rontok.
saya pengen beli pupuknya, pupuk apa yang paling cocok ya ?
trus bagaimana merawat anggrk hitam saya ya yah ??
terima kasih.

AnggrekAyah:> Pak Slamet, salam kenal kembali dari bandung. Kalau kita perhatikan pupuk adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh anggrek, seperti kita ketahui bahwa kebanyak media tanam anggrek itu tidak mengandung zat hara (nutrisi) tadi. Karena anggrek umumnya (melalui akarnya) dapat menyerap zat hara, via udara/kelembaban media. Dialam bebas (maksudnya kalau masih dihutan) maka alam lingkungan yang memberikan kebutuhan tadi, artinya tidak kebanyakan (terlalu pekat). Kebetulan aku tidak akan merekomendasikan merk/produk pupuk apa saja, karena semua pupuk pada prinsipnya baik, cuma pada aplikasinya yang lebih penting. Seperti tidak boleh selalu pekat (karena selain tidak tepat, juga bisa meracuni anggrek itu sendiri) juga tepat waktu. Buatlah larutan pupuk yang cukup encer, dan secara rutin bisa disemprotkan (kalau bisa dengan sprayer) ke media tanam.
Kalau mengenai anggrek Hitam pak slamet, maka perlu diperhatikan apakah sudah ada tanda kehidupan (kalau anggrek ini hasil rabutan dari hutan) yaitu dengan ditandai dengan munculnya akar, anakan baru. Kalau sudah coba buat lingkungan seperti alamnya, cukup lembab dan teduh, kalau sudah muncul anakan, biasanya diujung batang (bulb) anakan yang baru akan muncul bunganya, jadi usahakan mucul anakannya dulu. Ok selamat mencoba, semoga berhasil

28. dian ekaway - 4 September 2008

anggrek saya setelah diaplikasi dengan pupuk daun, pertumbuhannya koq tidak makin bagus ya? batangnya membusuk,daun menguning & mulai berkurang, malahan anggrek tanpa aplikasi pupuk daun pertumbuhannya lebih bagus. Bagaimana menurut AnggrekAyah? Terima kasih

AnggrekAyah : > Bu Dian, karena dalam pertanyaan tidak disebutkan jenis anggreknya, dan boleh dong aku duga adalah anggrek dendrobium. Pertama kalaulah itu hasil atau akibat perlakuan pupuk daun itu benar maka telah terjadi over dosis, dan perlu diperbaiki adalah merendahkan/mengencerkan pupuk yang telah digunakan selama ini. Kedua kalaulah busuk itu karena jamur (bukan karena dampak over dosis, atau bisa dicium apakah ada baunya, biasanya jamur meninggalkan bau yang khas) maka harus diwaspadai jangan sampai menularkan ke tanaman yang lain, dan bisa ditanggulangi dengan memotong bagian tersebut dan segera memberikan fungisida kontak. Mudah-mudahan ini dapat menjawab pertanyaan anda, terima kasih

29. yanti - 15 Agustus 2008

ayah…setiap hari saya memburu anggrek di internet dan sering liat di anggrek ayah dan baru kali ini saya ikut nimburng. Ayah… halaman depan rumahku 5 meter. semua tembok rumah aku tempelin anggrek mulai dari dendro, bulan dan vanda ada juga katleya. semuanya beli dari mulai sepulah ribu sampe ada yang seratusan.ayah…saya pernah buka botolan yang aku beli dekat kantor telkom jalan japati tapi…semua mati.satupun ga ada yang hidup.matinya karna kepanasan.. trus sekarang akau pengin buka botolan lagi. sebaiknya anggrek yang panda atau bulan?proses yang bener gimana sih…penasaran sekali…kalo ke cigadung harus jam berapa/sore buka tidak?apakah ayahn juga jualan media2 buat anakan anggrek seperti areng, pakis, dan itu lho…rumput laut?atur nuhun
AnggrekAyah :> Bu Yanti, kalau pembibit anggrek di belakang gedung Telkom Pusat (jl. Japati) adalah pak sidiq, ini adalah sumber pertama aku belajar mengeluarkan bibit anggrek dari bobot, dan merupakan koleksi awalku (sekarang pada nempel di pohonku). Bu Yanti, kalau mati karena kepanasan, ya susah karena jenis apa saja pasti matinya dong. Kalau saran saya anda mulai dengan dendrobium atau phalaenopsis saja (karena vanda usia produksinya lama, sekitar 3 tahunan), kan anda berdomisili di bandung ya. Bu yanti coba baca tulisanku deh, dengan aklimitasi dan kompot. Kalau anda mau ke rumah kapan saja, karena kalau aku tidak ada dirumah ada rekan kerja aku yang bisa membantu. Aku tidak khusus menjual media tanam anggrek, tapi kalau cuma untuk 3-4 pot saja bolehlah. Kapan atuh ka imah, di antos yak, nuhun.

30. lily - 21 Juli 2008

ass.wr wb
saya baru mulai ngopeni anggrek nih pak……tapi saya masih bingung ya ngebedain jenisnya. padhal untuk bisa ngopeni dengan baik, kan harus tahu jenisnya dulu. saya coba baca2 artikel2 di internet, tapi saya masih bingung juga. ada petunjuk yang gampang nggak pak, misalnya kalo dendro begini…..kalo phal begitu….,
matur nuwun sebelumnya
wass.wr.wb

31. andry-sukabumi - 10 Juli 2008

terimakasih atas info-nya, insya allah saya akan berkunjung ke sana

32. andry - 9 Juli 2008

sekitar 1 tahun yg lalu saya dikasih anggrek oleh teman saya sebanyak 4 pot, semuanya jenis dendrobium, karena kesibukan saya tidak pernah memperhatikan anggrek2 ini tetapi pembantu saya setiap hari sering menyiraminya. anggrek2 ini kira2 sudah dua kali berbunga. akhir2 ini kira-kira dua bulan yg lalu kesibukan di kantor agak berkurang sehingga waktu luang dirumah cukup banyak.
karena sering memperhatikan akhirnya saya tertarik mencoba untuk merawat anggrek2 tersebut. yg saya lakukan pertama kali adalah memisahkan bulb yg sudah banyak dari asalnya 4 pot menjadi 6 pot, sayangnya sampai sekarang masing2 pot tersebut tidak menunjukan tanda2 yg baik, malah dua pot sudah kering dan tidak berdaun sehingga anggreknya saya gantung di bawah pohon (katanya biar bisa keluar daun). karena penasaran dan juga sudah mulai merasa tertarik, akhirnya saya membeli 3 pot lagi jenis dendro dan 4 buah sleeding juga jenis dendro di cihideung bandung. dari 3 pot tersebut 1 pot sudah kering, daunnya berwarna kuning dan berguguran sedangkan yg dua lagi tumbuh dengan baik. untuk yg 4 sleeding 2 tumbuh baik dan 2 sepertinya tidak tumbuh dengan baik dan daunnya sudah berguguran.
di rumah saya anggrek2 tersebut saya simpan di bawah kanopi tetapi panasnya cukup kuat, apakah karena panas tersebut anggrek2 saya menjadi kering atau ada faktor lain.
saya tertarik untuk mencoba menanam anggrek mulai dari botol seperti tulisan ayah di atas, khususnya untuk angrek bulan dan dendro, gimana caranya saya bisa mendapatkan anggrek botolan tersebut dan apakah saya bisa dimbimbing/konsultasi untuk membesarkan anggrek2 tersebut terima kasih. andry-sukabumi
AnggrekAyah :> Selamat ya, rekan andry sudah mencintai anggrek, dan akan berkembang terus Insya Allah sehingga mencapai tingkat mahir. Kalau masalah seedling/remaja dendrobiun kering, biasanya ada jamur di pangkal batang, sehingga suply makanan terhenti dan mengakibatkan mati anggreknya, dan ini merupakan pembunuh paling besar di anggrek dendrobium. Ok, masalah bibit botolan khusus di sukabumi anda bisa kekunjung ke teman saya, Kiki Herdasyah dengan alamat Jl. Limusnunggal 121-122, Limusnunggal, Cibeureum Hilir. Kota Sukabumi Telp. (0266) 211623. Nanti anda bisa janjian dan beli botolannya, semoga berhasil

33. irwan - 23 Juni 2008

ayah saya mohon bantuannya ni.saya ada anggrek vanda Katanya Foetida. anggrek ini menghilang,apa bener dan langkah Apa bener? saya ada 5 pohon.saya sangat mengharapkan bantuan dari ayah.makasih…..
saya bisa kirim foto lewat email

AnggrekAyah:> Sahabatku irwan yang baik, benar adanya bahwa jenis vanda foetida termasuk yang hilang dari peredaran, tapi aku tidak bisa memastikan apakah vanda anda adalah jenis vanda foetida, maaf karena aku tidak mendalami vanda. Selai jenis itu ada beberapa yang hilang seperti Vanda leucostele dan Vanda lombokense. Sementara nanti aku tanyakan kepada teman saya yang ahli vanda. terima kasih

34. Rini - 16 Juni 2008

Pak, saya punya warung kecil-kecilan. Pecinta anggrek semakin banyak. Saya pengin ikut jualan. Kalau beli pot yang kayak di foto itu dalam partai besar, di mana, ya? apalagi kalau mau kirim ke kota saya, Yogya.

AnggrekAyah : Mbak rini, wah sangat senang bila kami bisa memenuhi keinginan mbak, dan kita bisa maju bersama. Insya Allah kami dapat memenuhinya, nah untuk sementara kita bisa jari (jalur pribadi) untuk mefollow-up ini, kebetulan kakekku juga orang yogya lho, kadisobo, trimulyo, sleman, dan anakku sekarang sedang sekolah di UGM, jadi bisa nitip dia kalau pulang ke yogya. Oh ya bisa hubungi aku di wedanurdayat@gmail.com atau 022 76624143. Terima kasih

35. anton topo - 5 Maret 2008

OK, terima kasih. Suatu ketika saya pasti nyampe ke cigadung.

36. anton topo - 4 Maret 2008

Makasih. Setelah saya amati, ternyata terlalu lembab (kompotan dalam kantong plastik). Setelah saya keluarkan dari kantong plastik dan dibiarkan lebih banyak kena angin, tidak ada lagi yang mati. bibit tampak segar dan tumbuh daun-daun baru. Sedangkan untuk phalaenopsis tidak ada masalah sekalipun masih ada di dalam kantong plastik. Untuk percobaan ada yang sudah saya keluarkan dari kantong plastik dengan risiko harus disiram setiap hari, sebagian lagi masih di kantong plastik.
Sleman? Wah, itu dulu daerah “jajahan” saya. Dari Magelang ke Jogya kan harus melewati Sleman. Sekarang saya ada di Bandung bagian timur. Untuk ke Cigadung sebenarnya tidak terlalu jauh, hanya waktu yang masih sulit diajak kompromi. Apalagi, macetnya itu lho, ampun….
Ok, matur nuwun sangeeet….
AnggrekAyah :> Alhamdulilah senang mendapatkan kenalan baru di dekat rumah, ayo ditunggu di rumah ya, atau anda bisa bergabung dengan PAI-Bandung

37. Anton Topo - 28 Februari 2008

Makasih,
Saya sekitar 10 tahun lalu pernah merawat beberapa anggrek dewasa, tapi semua mati! Makhlum hanya ikut-kutan orang, latah gitu. Terus, kapok. Setelah lama gak mikir anggrek koq muncul lagi keinginan untuk nyoba merawat anggrek (Desember 2007)..
Berpengalaman? Wah,…Masih jauh untuk dikatakan berpengalaman. dulu dengan terpaksa saya harus menyirami anggrek tanaman kakak saya yang ditinggal kuliah di yogya. Terus terang saya dulu kesal pi apa boleh buat saya laki-laki yang tinggal di rumah. Setelah lepas dari “kewajiban” karena nyusul kuliah di yogya, ga pernah lagi “ngurus” apa lagi mikir anggrek.
Kenapa jadi tertarik? Ya…, untuk nanti kesibukan kala dah pensiun gitu Pak. Sebelum masa pensiun itu benar-benar datang, apa yang bisa saya kerjakan? saya buka-buka internet, ingat kembali masa-masa keterpaksaan dulu. lalu hunting tulisan-tulisan tentang perawatan anggrek. Ga mau gagal seperti dulu. Saya penasaran kenapa dulu gagal?
Dan, Januari 2008 saya nekat beli satu botol bibit anggrek. Saya keluarkan dari botol untuk dikompotkan, dengan bekal bacaan (teori) merasa akan berhasil. Dan ternyata, benar berhasil, tidak ada yang mati. Nyoba ngompotin Dendro, koq ada yang mati. Tidak sesuai dengan teori.
Jujur, saya harus menimba pengalaman dari para kampiun anggrek, termasuk dari AnggrekAyah.
Sekali lagi, terima kasih banyak.
Mudah-mudahan suatu ketika saya bisa ke cigadung, belajar langsung dari pengalaman Bapak(kalau teori dapat saya baca di buku-buku atau artkel).
Wassalam

AnggrekAyah :> Waalaikumsalam. Berbicara dengan kompot dendrobium, memang agak berbeda dengan phalaenopsis, berdasarkan pengalaman, kebanyakan mati itu karena jamur (kalau daunnya hancur menjadi empuk dan berlendir) sedangkan kering (dugaan aku adalah kurang lembab medianya). Silahkan diamati lagi ya. Kuncinya adalah pengalaman adalah guru yang terbaik (walapun harus dengan harga mahal). Ok ditunggu di cigadung ya. Mas Anto ini sekarang berdomisili dimana ? Sekarang anakku juga sendang sekolah di UGM dan kampung ayahku juga di sleman lho. terima kasih

38. Anton Topo - 27 Februari 2008

Saya masih sangat baru dalam hal peranggrekan. Setelah membaca beberapa literartur, saya beranikandiri untuk merawat anggrek dari botol.
Pertama,saya keluarkan anggrek phalaenopsis impor, satu botol terdapat 29 bibit; 27 normal, 1 hanya tumbuh akar tanpa daun,1 lagi kecil. Sampai sekarang, sekitar 1 bulan. Puji Tuhan, tidak ada yang mati. Semuanya tumbuh baik, kecuali yang tanpa daun, tetapbelumkeluardaun.y Dua minggu kemudian saya keluarkan lagi masing-masing bibit Ph.Doritis dan D. Schulerry dari botol. Ph Doritis tidakada masalah,20 hari sudah keluar daun baru. Dendribiumnya ada yang mati (busuk) 2 batang pada hal lainnya (dalam satu kompot) sehat dan juga sudah mulai tumbuh daun. Kenapa ya? Kompot saya masukkan ke dalamkantong plastik untukmenjaga kelembaban. 1 mingu kemudian saya keluarkan Ph. Gigantea; ada yang besar, menengah,dan kecil. Saya kompotkan dalam 3 pot. Ini juga saya masukkan ke dalam kantong plastik unukmenjaga kelembaban, tapi koq sehat-sehat?
Terima kasih.
Anton Topo

AnggrekAyah : > Pak Anton, kalau membaca komentar anda, aku bisa katakan anda bukan pemula dong, berpengalaman dong. Mungkin aku mau minta tolong update perkembangan pemeliharaan kompotnya selanjutnya, sekalian kita share informasi kepada yang lain. terima kasih

39. tari - 14 Februari 2008

saya mau tanya cocok mana media pakis dg arang kl pakis kok sering ada semutnya ya ? makasih
AnggrekAyah : Mbak tari, terima kasih atas pertanyaannya, dan aku coba menjawabnya sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang aku miliki. Pada tahapan Kompot rasanya lebih didominansi penggunaan media pakis dan jarang menggunakan arang, jadi jelas pilihannya adalah pakis. Nah ketika akan memutuskan media yang akan digunakan, apakah arang atau pakis ? maka ada baiknya kita evaluasi akan digunakan dimana ? dan untuk jenis anggrek apa ? dan di daerah mana (lebih kering/lembab, lebih berangin/tidak berangin) ? Bila pertanyaan kenapa media pakis lebih banyak dikerumuni semut itu, karena biasanya digunakan sebagai sarang oleh semut, juga karena keadaannya cocok untuk sarang semut. Coba perhatikan bahwa pakis tersebut kecenderungan sangat lembab (air lebih banyak tertahan), dan atau ada kutu didalam pakis yang meninggalkan zat yang manis. Jadi bisa dihindari dengan memperbaiki cara penyiraman dan pembuangan air di pot.

40. D' Kiki - 31 Desember 2007

wah kalo gitu kaya yang gampang banget. Tapi kalo nggak biasa kok gampang mati, busuk, ya.
AnggrekAyah : Seringnya bibit mati itu disebabkan terlalu kering, dan bibit anggrek senang akan kelembaban yang baik. Sedangkan busuk itu dikarenakan oleh jamur, untuk menghindarinya bisa kita gunakan fungisida atau mengisolasi bibit tadi dari sumber penyakit (jamur tadi). Jadi lebih baik mencegah datangnya busuk(jamur) dengan mengkondisikan lingkungan kebun kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: