jump to navigation

Apakah Anggrek Species itu (1) ? 4 April 2007

Posted by anggrekayah in Anggrek, Merawat Anggrek.
trackback

Istilah yang sering terdengar dalam pembicaraan sehari-hari penghobby anggrek, dan tanpa disadari telah terjadi pergeseran pe-ngertian dan dapat mengakibatkan salah pengertian.

Species, dalam arti harfiah adalah anggrek alam, dimana anggrek ini telah hidup dalam alam bebas dan telah terjadi perbanyakan secara alami, dan tetap meng-hasilkan spesifikasi yang masih sama. Oleh sebab itu variasi tidak banyak antara satu kominiti, dan bila terjadi perbedaan yang cukup besar dapat dianggap sebagai jenis tanaman yang berbeda.

Ada pertanyaan, mungkinkan bila ada anggrek hibrida yang ditanam dialam bebas dapat disebut juga ”species” setelah beberapa waktu lamanya ? Jelas jawabnya tidak, karena bila terjadi persilangan ”selfing” akan menghasil-kan variasi yang sangat banyak sekali, walaupun ada atau tersebar dalam alam bebas (hutan).

Demikian pula sebaliknya, bila satu jenis anggrek species telah dikonservasi ex-situ (di luar lingkungan hidupnya) seperti di kebun/ greenhouse tertentu, dan dilakukan persilang-an ”selfing”, apakah hasilnya masih disebut ”species” ? Jawabnya jelas masih dapat disebut species, walaupun bukan diperoleh dari alam bebas, karena kecenderungan akan tetap menghasilkan jenis anggrek dengan spesifikasi yang sama dengan induknya.

Untuk membedakan antara satu jenis species satu dengan lainnya, maka ditetapkan satu institusi resmi (Royal Horticultural Society – RHS ) yang akan menentukan benar menjadi satu species baru atau hanya merupakan ”varietas” saja.
Sehingga bila ada sebuah anggrek yang diusulkan merupakan anggrek species baru (belum terdaftar) maka harus melalui fase pendafataran resmi ke RHS, yang akan melakukan pengecekan/pengujian secara morfologi/taksonomi anggrek tersebut.
Menurut cerita, phal. bellina pertama-tama diidentifikasi sebagai genus phal. violacea dan menjadi ”var” saja. Tetapi kemudian berkembang dan dipisahkan dalam jenis yang berbeda.

Komentar»

1. prengky darwantio - 10 Agustus 2011

mkasih udach bantu ngerjain tgaz

2. Robert - 16 Desember 2009

saya dengar dari karantina tumbuhan, jika mengirim anggrek ke luar negeri untuk perorangan ( hanya 5 botol )harus ada ijin menteri pertanian, apa memang betul? mohon petunjuknya
Rgds-Robert

AnggrekAyah:> Rekan Robert yang baik, terus terang aku belum pernah melakukan yang anda tanyakan, tetapi pernah diskusi dengan petugas kantina di pelabuhan transit (laut/udara), dimana setiap tanaman mau keluar negeri harus melalui kegiatan FUMIGASI (membunuh bibit penyakit) dan bukan termasuk daftar tanaman yang dilarang keluar daerahnya (Appendix CITES). Oleh sebab itu ada baiknya, pak robert dapat mendatangi Balai Karantina terdekat, biasanya kalau ada pelabuhan (laut/udara) yang melayani jurusan luar negeri maka petugas yang melakukan verifikasi seperti ini. Terima kasih semoga menjawab.

3. deny - 28 April 2009

Kang Weda, pengalaman kang Weda, kumaha faktor iklim di bandung h600dpl, terhadap respon pembungaan Grammatophyllum scriptum secara alamiah?? sae teu? eh… botolan&seedling (GS) pangaosna sabaraha? di mks mah ongkoh seueur GS teh, tp teu aya nu ngabudidayakeun…. lami2 janten punah atuh. abong2 seueur……

AnggrekAyah:> Pak denny, aku setuju dengan pendapat anda, dan sejauh ini budidaya di kebunku masih baik-baik saja, dan memang belum stage berbunga, just info, di tetangga kami jenis ini berbunga baik. terima kasih

4. deny - 25 April 2009

Kang Weda sy mau tanya. Sesuai PP no. 7 Tahun 1999 ttg anggrek spesies yg dilindungi. u/ Gramatophyllum hanya papuanum dan speciosum yg dilindungi. Kalo G. scriptum dari Sulawesi di lindungi gak???? mohon infonya, karena sy ingin membudidayakannya.

AnggrekAyah:>Daeng denny, anu bager…boleh kan aku panggil demikian. Aku tidak tahu persis tentang hal itu, dan tidak salah bila anda ikut membudidayakan, paling tidak telah ada satu orang penghobby anggrek yang tidak membeli anggrek dari hutan. Terus terang aku sudah melakukannya, aku membudidayakan Grammatophyllum scriptum dan Grammatophyllum stapeliaefloru, semua dari hasil botolan, sekarang sudah seedling menjelang remaja. Ayo siapa yang ingin menyusul, terima kasih

5. kristianto w - 27 Maret 2009

Salam kenal
bagaimana klo dilengkapi dengan foto dari angrek spesies.

6. poppy - 22 Maret 2009

mau tau donk urutan takson anggrek

7. pinky - 10 Desember 2008

salam kenal ,.
saya koleksi anggrek sejak 3 tahun lalu…
tertutama jenis dendro..
kebetulan saya tinggal di daerah agak mayan panas heheee…

bisa saling tukar inpo mas..
saya lg butuh beberapa anggrek species,.,.

8. irwan - 22 Juni 2008

salam,bagai mana dengan penjual anggrek spesies dan saya pembelinya lalu di kirim antar pulau.apakah itu melanggar aturan?
dan juga bagai mana kalau kita mendapatkan angrek tsb di kebun yang berada di lerenggunung,kita pelihara di rumah,apakah juga itu melanggar aturan.adakah cara resmi kita memelihara anggrek spesies supaya tidak melanggar..terimakasih

9. suyatno - 3 Juni 2008

anggrek bulan perpot harganya berapa?

AnggrekAyah :> Pak Suyatno, terima kasih atas pertanyaan anda, untuk jelasnya produk kami dikelompokkan dengan 20 rb untuk remaja dan 40 rb untuk dewasa/berbunga. Untuk jelasnya bisa lihat di http://anggrekayah.com/?page_id=8&category=1

10. cheepy - 25 Februari 2008

bagaimana urutan taksonomi pada anggrek

11. ely - 25 Februari 2008

Terima kasih banget lhooo..om…Emang boleh saya bergabung dengan PAI?? Kan pengetahuan anggrek saya msh belajar dan anggrek yang saya punya masih yang biasa biasa aja , mungkin level pengetahuan mereka sudah tinggi sekali ya?? Kalo boleh apa syaratnya bergabung dengan PAI? lokasinya dimana? Gratisss ga nehh? he..he..he..

Tx…banget..

12. ely - 22 Februari 2008

Ayah…dah lama nih ga…nimbrung…anggrek dendro ku..sudah mulai bertunas dan ada tongkol ..kayanya bakal bunga dech..
tapi kok daunnya..berkerut-kerut kenapa ya? APa cara menyiramnya yang kurang tepat.
AnggrekAyah :> Mbak ely, maaf tidak disertai gambar sih. Aku duga itu adalah dehidrasi, kekurang air. Berarti anehkan, sekarang ini adalah musim hujan, jadi enviroment kita didominasi dengan kelembaban tinggi. Jadi ada kemungkinan ada jamur dipangkal batang, sehingga mengakibatkan jumlah air/hara ke anggrek berkurang, anggrek jadi kurus deh. Coba mbak Ely perhatikan pada pangkal batang (kalau perlu dicabit sebentar, untuk identifikasi aja, apakah akarnya normal atau sudah mati semua). Mudah-mudahan aku salah. Kalau benar berarti di dalam pot ini terlalu lembab dan ada bibit jamur, jadi deh ketularan jamur. Cara mengatasinya adalah segera dicabut dan pada pangkal batang diberikan fungsida, angin-anginkan sebentar (bisa juga 1 hari) kemudian baru ditanam kembali. Kalau memang anggrek anda terserang jamur, maka kembang ini adalah tanda SOS (save our soul) karena menjelang mati. Mudah-mudahan aku salah.

Sebagai media saya gunakan campuran cocopet dan cacah pakis, selama ini cara menyiramnya saya gunakan sprayer 2 hr sekali… (karena takut busuk kalo di siram lgs)
Yang ingin saya tanyakan….Apa boleh saya siram dengan cara tidak pake spary..tapi dengan cara lgs (mengingat kondisi media anggrek saya seperti tadi) ??
AnggrekAyah :> Sifat media sabut kelapa itu banyak menyimpan air, sehingga kecenderungan untuk over lembab sangat mungkin terjadi. Untuk saat ini (dengan kelembaban tinggi) sangat disarankan cukup 1 kali seminggu, dan penyiramannya tidak dengan spayer aja.

Saya belum pernah mencoba dengan cara menyiram langsung “takut mati”.. bagai mana saran ayah cara menyiram yg baik bagi anggrek saya sesuai dgn kondisi media yg saya pakai dan supaya daunnya tampak seger dalam seminggu bagusnya berapa kali penyiraman ??

Makasih ..sebelumnya

AnggrekAyah :> sudah dijawab pada pertanyaan kedua ya. Oh ya, kenapa mbak ely tidak bergabung saja dengan kita, PAI-Bandung, pertemuan rutin setian sabtu pada minggu ke 2 setiap bulan. Ayo ditunggu ya.

13. charles - 18 Februari 2008

Pak Ayub,
AnggrekAyah :> Sahabat Charles, aku bukan pak ayub, tetapi rekannya pak ayub yang sama-sama berdomisili di bandung, kebetulan aku sekarang merangkap sebagi wakil PAI-Bandung, jadi sedikit banyak dapat membantu sahabat charles
Saya berencana untuk membangun jaringan san pemasaran untuk pecinta tanaman anggrek species jenis anggrek bulan dan Dendro, yag sudah dibudidayakan dari Ruteng Flores-NTT.

Kami ingin sekaligus membantu petani anggrek di sana yang belum mengenal nilai ekonomis dari bunga anggrek tersebut.

Yang saya mau tanyakan :

1. Bagaimana mengurus perijinan kalau anggrek tersebut akan kita jual ke luar pulau?? Karena kami mendenagr ada aturan yang melarang, Apa betul seperti itu?
AnggrekAyah :> Memperhatikan apa yang sahabat charles tulis disini ada 2 permasalahan yaitu perdagangan antar pulau dan mengenai anggrek spesies itu sendiri. Perdagangan antar pulau akan menyangkut pengiriman barang, dimana tidak membolehkan mengirim tanaman dan terlebih dahulu harus mendapatkan ijin dari badan karantina tanaman setempak. Nah mengenai anggrek spesies ini, seandainya merupakan hasil rambahan hutan, wah ini sangat bertentangan dengan aturan yang ada. Bila anggrel spesies ini merupakan hasil budidaya (mulai dair biji, bibit dan sampai berbunga) ini hanya membutuhkan ijin dari deptan/dinas pertanian bahwa ini hadil produksi kebun sendiri
2. Bagaimana kalau di Pulau jawa katakanlah di BAndung, apakah ada pecinta anggrek bulan?
AnggrekAyah :> Bandung memang sudah dikenang dengan pusat anggrek bulan, sejarahlah yang akan menjelaskan. Karena cuaca dan kondisi alamnya (700-800 dpl) dan dikelilingi bukit, maka sangat cocok untuk anggrek bulan ini.
3. Kalau ada hobies yang berminat kami akan sangat senang, untuk membantu anda mendapatkan anggrek tersebut.
AnggrekAyah :> Sahabat Charles, untuk bisa membantunya, ada baiknya anda perhatikan jawaban aku no.1 dan juga memberikan penjelasan produk yang akan anda tawarkan.
Hub. Charles H : 0813 3907 1267


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: