<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: AKLIMATISASI ANGGREK SPESIES SKALA RUMAH</title>
	<atom:link href="http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/</link>
	<description>Keindahan dan Kepuasan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2009 02:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Anto</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-229</link>
		<dc:creator>Anto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 08:28:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-229</guid>
		<description>Halo rekan-rekan,

Saya baru mendapat sebatang Vanda deareii dari penjual anggrek di pameran. Sayangnya anggrek tersebut dijual tanpa pot alias tanamannya saja. Masalahnya setelah saya tanam, sampai seminggu tidak ada tanda-tanda pertumbuhan, malah semakin lama kok semakin memilukan kondisinya. Saya udah taruh di pot berisi arang, terus digantung di tempat berangin dan teduh. Udah saya siram tiap hari tapi masih belum ada tanda-tanda perbaikan. Gimana nih? Kalau ada yang punya info bagaimana membuat anggrek tersebut bisa survive mohon dishare pengalamannya. Tolong ya... Thanks a lot.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Mas Anto yang baik, seperti kita ketahui bahwa vanda adalah anggrek tipe akar napas, artinya tanpa mediapun (kecenderungan lebih suka) dapat tumbuh. Dilain sisi memang jenis anggrek ini dengan daun yang keras, sehingga pertumbuhannya tidak jelas tampak oleh mata (apakah mati atau masih hidup), jadi memang perlu sabar. Permasalah kedua, dimana pada umumnya anggrek spesies yang kita dapat merupakan hasil rambah hutan langsung (belum/tidak diadaptasikan dulu) maka cenderung anggrek tersebut mengalami stress (stagnasi pertumbuhannya atau cenderung merontokkan daun dsb). Nah kalau memang kasusnya seperti ini, maka kesabaranlah yang dibutuhkan, dan tanda-tanda kehidupan adalah tumbuhnya akar baru (yang hijau warnanya). Nah hal inilah yang aku gunakan pada saat memilih anggrek spesies yang akan aku beli, maksudnya pilih yang akarnya sudah tumbuh kembali. Ok, sekian semoga dapat membantu, terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo rekan-rekan,</p>
<p>Saya baru mendapat sebatang Vanda deareii dari penjual anggrek di pameran. Sayangnya anggrek tersebut dijual tanpa pot alias tanamannya saja. Masalahnya setelah saya tanam, sampai seminggu tidak ada tanda-tanda pertumbuhan, malah semakin lama kok semakin memilukan kondisinya. Saya udah taruh di pot berisi arang, terus digantung di tempat berangin dan teduh. Udah saya siram tiap hari tapi masih belum ada tanda-tanda perbaikan. Gimana nih? Kalau ada yang punya info bagaimana membuat anggrek tersebut bisa survive mohon dishare pengalamannya. Tolong ya&#8230; Thanks a lot.</p>
<p><em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Mas Anto yang baik, seperti kita ketahui bahwa vanda adalah anggrek tipe akar napas, artinya tanpa mediapun (kecenderungan lebih suka) dapat tumbuh. Dilain sisi memang jenis anggrek ini dengan daun yang keras, sehingga pertumbuhannya tidak jelas tampak oleh mata (apakah mati atau masih hidup), jadi memang perlu sabar. Permasalah kedua, dimana pada umumnya anggrek spesies yang kita dapat merupakan hasil rambah hutan langsung (belum/tidak diadaptasikan dulu) maka cenderung anggrek tersebut mengalami stress (stagnasi pertumbuhannya atau cenderung merontokkan daun dsb). Nah kalau memang kasusnya seperti ini, maka kesabaranlah yang dibutuhkan, dan tanda-tanda kehidupan adalah tumbuhnya akar baru (yang hijau warnanya). Nah hal inilah yang aku gunakan pada saat memilih anggrek spesies yang akan aku beli, maksudnya pilih yang akarnya sudah tumbuh kembali. Ok, sekian semoga dapat membantu, terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tri mulyadi</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-155</link>
		<dc:creator>tri mulyadi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 06:50:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-155</guid>
		<description>saya denrobium dan phalaenopsis botol, sy msh mencari cara yang tepat untuk treatment selanjutnya, bisa ajari saya pak ?
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Saudaraku Bpk Mulyadi yang baik, sesuai dengan pepatah pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi dengan mencoba berkali-kali dan mencari cara dan situasi (iklim mikro di rumah anda) ,maka itulah yang terbaik. berdasarkan pengalaman aku, dimana banyak cara dari banyak petani anggrek yang tidak sama tetapi dapat hidup dengan baik (dalam hal ini , cara mengeluarkan dan memelihara bibit botolan). Coba baca tulisanku sebelumnya mengenai aklimitasi kompot ok, semoga menjawab pertanyaan anda, terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya denrobium dan phalaenopsis botol, sy msh mencari cara yang tepat untuk treatment selanjutnya, bisa ajari saya pak ?<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Saudaraku Bpk Mulyadi yang baik, sesuai dengan pepatah pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi dengan mencoba berkali-kali dan mencari cara dan situasi (iklim mikro di rumah anda) ,maka itulah yang terbaik. berdasarkan pengalaman aku, dimana banyak cara dari banyak petani anggrek yang tidak sama tetapi dapat hidup dengan baik (dalam hal ini , cara mengeluarkan dan memelihara bibit botolan). Coba baca tulisanku sebelumnya mengenai aklimitasi kompot ok, semoga menjawab pertanyaan anda, terima kasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: weni</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-148</link>
		<dc:creator>weni</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 06:35:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-148</guid>
		<description>saya pny beberapa jenis anggrek spesies asli kalimantan. tapi kok lama ngga bunga ya? ada pupuk khusus ga? media paling bagus apa ya? kalo ada yang pny anggrek spesies dari sumatra, sulawesi, atawa indonesia timur, boleh dong bagi2 anggreknya. br mw ngrintis jadi kolekter nich...
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;AnggrekAyah:&gt; &lt;/strong&gt;Mbak Weni yang baik, seperti kita ketahui bahwa anggrek spesies adalah jenis anggrek yang sebelumnya hidup dialam dengan baik, dimana tidak ada pemupuk khusus, dan secara umum memang sulit/jarang berbunga (biasanya mengikuti musim setempat, entah musim penghujan atau kemarau). Pada dasarknya anggrek akan berkembang bila telah terpenuhi prasyarat sehat/sempurna, karena bunga adalah alat perkembang biakannya. Nah coba penuhi iklim mikro di rumah mbak weni disesuaikan dengan alammya. Ok. selamat mencoba &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pny beberapa jenis anggrek spesies asli kalimantan. tapi kok lama ngga bunga ya? ada pupuk khusus ga? media paling bagus apa ya? kalo ada yang pny anggrek spesies dari sumatra, sulawesi, atawa indonesia timur, boleh dong bagi2 anggreknya. br mw ngrintis jadi kolekter nich&#8230;<br />
<em><strong>AnggrekAyah:&gt; </strong>Mbak Weni yang baik, seperti kita ketahui bahwa anggrek spesies adalah jenis anggrek yang sebelumnya hidup dialam dengan baik, dimana tidak ada pemupuk khusus, dan secara umum memang sulit/jarang berbunga (biasanya mengikuti musim setempat, entah musim penghujan atau kemarau). Pada dasarknya anggrek akan berkembang bila telah terpenuhi prasyarat sehat/sempurna, karena bunga adalah alat perkembang biakannya. Nah coba penuhi iklim mikro di rumah mbak weni disesuaikan dengan alammya. Ok. selamat mencoba </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Anang_Fitoni - Gresik,31 Mei 1988</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-87</link>
		<dc:creator>Anang_Fitoni - Gresik,31 Mei 1988</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 05:48:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-87</guid>
		<description>Mas gimana ce perbedaan perakaran anggrek tanah dengan anggrek epifit?
Trus gimana ce mas cara mengembangkan anggrek dengan kultur jaringan?Apa hampir sama dengan kultur menggunakan biji mas?
&lt;strong&gt;&lt;em&gt;AnggrekAyah :&gt; &lt;/strong&gt;Mas Anang, wah ini pertanyaan singkat, tapi jawabannya panjang nih. Mengenai akar anggrek tanah dan epifit, kalau perbedaannnya adalah media dimana dia berada, satunya mencari hara makanan dari tanah, maka dia akan menembus tanah dan mebuat permukaan akarnya sedemikian rupa dapat menghisap dari tanah. Sedangkan yang epifit, jadi tidak menghisap hara dari indung tanaman, tetapi dari permukaan dimana dia menempel dengan menyerap dari udara dsb.
Pertanyaan kedua, untuk media tumbuhnya bisa dikatakan sama, cuma perbedaan hormon pengatur tumbuhnya saja, yang jelas untuk kultur biji bisa dengan cukup 1 botol saja (tidak perlu dipindah botol) bisa. Ok, mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaannya. terima kasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas gimana ce perbedaan perakaran anggrek tanah dengan anggrek epifit?<br />
Trus gimana ce mas cara mengembangkan anggrek dengan kultur jaringan?Apa hampir sama dengan kultur menggunakan biji mas?<br />
<strong><em>AnggrekAyah :&gt; </em></strong>Mas Anang, wah ini pertanyaan singkat, tapi jawabannya panjang nih. Mengenai akar anggrek tanah dan epifit, kalau perbedaannnya adalah media dimana dia berada, satunya mencari hara makanan dari tanah, maka dia akan menembus tanah dan mebuat permukaan akarnya sedemikian rupa dapat menghisap dari tanah. Sedangkan yang epifit, jadi tidak menghisap hara dari indung tanaman, tetapi dari permukaan dimana dia menempel dengan menyerap dari udara dsb.<br />
Pertanyaan kedua, untuk media tumbuhnya bisa dikatakan sama, cuma perbedaan hormon pengatur tumbuhnya saja, yang jelas untuk kultur biji bisa dengan cukup 1 botol saja (tidak perlu dipindah botol) bisa. Ok, mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaannya. terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Beatrix</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-69</link>
		<dc:creator>Beatrix</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 15:11:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-69</guid>
		<description>mat malam, mohon dikirim media yang digunakan dalam perbanyakan anggrek dalam botol, juga media yang digunakan untuk aklimatisasi tanaman anggrek yang diperbanyak dengan kuljar. thank u.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mat malam, mohon dikirim media yang digunakan dalam perbanyakan anggrek dalam botol, juga media yang digunakan untuk aklimatisasi tanaman anggrek yang diperbanyak dengan kuljar. thank u.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yovi</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-59</link>
		<dc:creator>yovi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 23:44:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-59</guid>
		<description>selamat pagi...
kalau boleh tolong dong kirim gambar/photo pass/pot bunga yang dari kaca,palastik,kayu. masalah administrasi pasti kami ganti....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat pagi&#8230;<br />
kalau boleh tolong dong kirim gambar/photo pass/pot bunga yang dari kaca,palastik,kayu. masalah administrasi pasti kami ganti&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggrekayah</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-22</link>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 00:42:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-22</guid>
		<description>Halo mas Hajar, terima kasih atas komentarnya, dan mohon maaf kalau agak terlambat dalam menanggapinya.
Sebelum menginjak kepada inti permasalahan, ada yang perlu saya share informasi, mengenai aklimatisasi anggrek kepada penganggrek senoir. Pernah saya sampaikan beberapa percobaan (aklimatisasi anggrek) yang berdampak baik kepada anggrek, tetapi kenapa tidak banyak dilakukan oleh pekebun anggrek secara luas. Jawabannya adalah apakah treament tersebut ekonomi dan efektif secara masal. maksudnya untuk ukuran greenhouse yang besar. Waktu itu, pertanyaan beliau apakah mungkin aku melakukan stress (air dan sinar matahari/lampu) bisa dilakukan secara masal. Setelah itu aku menyadari mungkin perlu pengujian/penelitian aklimatisasi anggrek yang terapan. Mungkin itu sebabnya informasi aklimatisasi anggrek ada di kampus dalam bentuk paper dan tidak diperoleh di lapangan, alasan kelasik perslu uang dan waktu.
Mas Hajar, coba dapat dibayangkan satu persatu anggrek dalam kebun
harus direndam dalam air selama 1 jam, berapa luas permukaan air yang anda butuhkan dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan dan mengangkat anggrek. Ok, ini dapat menjawab sedikit tentang perbedaan teoritikal dan praktikal.
Seperti telah diketaui akar adalah bagian dari tanaman yang diciptakan khusus untuk menarik/mengambil hara kebutuhan tanaman (selain kegunaan untuk menempel). Setahu saya akar anggrek sebagian besar bersifat  epifit, menempel tetapi tidak menghisap hara dari inangnya, melainkan dari lingkuang sekitar, dan lebih dominan dari uap air. Kalau anda perhatikan kenapa pada tanaman anggrek yang menempel di pohon sebagian akar akar ada yang lenggelantung (kira-kira untuk apa ya ?). Ternyata dia berguna untuk menangkap hara dan air dari lingkungan via udara. Ada beberapa jenis anggrek yang mempunyai akar khusus ditanama/dipendam dalam tanah, nah jenis ini akan efektif bila akar di rendam dengan air. Menurut saya, untuk jenis akar epifit, akan lebih efektif bisa di berikan uap (air dan hara) jenuh dalam lingkungannya.
Mudah-mudahan ini dapat menjawab pertanyaan mas hajar.
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo mas Hajar, terima kasih atas komentarnya, dan mohon maaf kalau agak terlambat dalam menanggapinya.<br />
Sebelum menginjak kepada inti permasalahan, ada yang perlu saya share informasi, mengenai aklimatisasi anggrek kepada penganggrek senoir. Pernah saya sampaikan beberapa percobaan (aklimatisasi anggrek) yang berdampak baik kepada anggrek, tetapi kenapa tidak banyak dilakukan oleh pekebun anggrek secara luas. Jawabannya adalah apakah treament tersebut ekonomi dan efektif secara masal. maksudnya untuk ukuran greenhouse yang besar. Waktu itu, pertanyaan beliau apakah mungkin aku melakukan stress (air dan sinar matahari/lampu) bisa dilakukan secara masal. Setelah itu aku menyadari mungkin perlu pengujian/penelitian aklimatisasi anggrek yang terapan. Mungkin itu sebabnya informasi aklimatisasi anggrek ada di kampus dalam bentuk paper dan tidak diperoleh di lapangan, alasan kelasik perslu uang dan waktu.<br />
Mas Hajar, coba dapat dibayangkan satu persatu anggrek dalam kebun<br />
harus direndam dalam air selama 1 jam, berapa luas permukaan air yang anda butuhkan dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan dan mengangkat anggrek. Ok, ini dapat menjawab sedikit tentang perbedaan teoritikal dan praktikal.<br />
Seperti telah diketaui akar adalah bagian dari tanaman yang diciptakan khusus untuk menarik/mengambil hara kebutuhan tanaman (selain kegunaan untuk menempel). Setahu saya akar anggrek sebagian besar bersifat  epifit, menempel tetapi tidak menghisap hara dari inangnya, melainkan dari lingkuang sekitar, dan lebih dominan dari uap air. Kalau anda perhatikan kenapa pada tanaman anggrek yang menempel di pohon sebagian akar akar ada yang lenggelantung (kira-kira untuk apa ya ?). Ternyata dia berguna untuk menangkap hara dan air dari lingkungan via udara. Ada beberapa jenis anggrek yang mempunyai akar khusus ditanama/dipendam dalam tanah, nah jenis ini akan efektif bila akar di rendam dengan air. Menurut saya, untuk jenis akar epifit, akan lebih efektif bisa di berikan uap (air dan hara) jenuh dalam lingkungannya.<br />
Mudah-mudahan ini dapat menjawab pertanyaan mas hajar.<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hajar wahyudi</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-21</link>
		<dc:creator>hajar wahyudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 08:26:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-21</guid>
		<description>saya sekarang sedang melakukan aklimatisasi anggrek Paraphalaenopsis serpentilingua (masih keluarga dekat phalaenopsis). saya tambahan pupuk daun berkadar N tinggi, dengan tratment 1) dibiarkan tanpa diberi pupuk 2) pupuk disemprotkan pada daun (dosis sesuai takaran) 3)anggrek direndam dengan air + pupuk N setengan dosis hingga bibir pot, dilakukan selama 1 jam sebanyak 2 minggu sekali. 
tratment yang ketiga ini saya dapatkan dari salah satu pegawai kebun raya yang melakukan tratment seperti itu pada phalaenopsis amibilis, dan hasilnya sangat memuaskan. maka saya cobakan pada anggrek saya.
yang ingin saya tanyakan. Kenapa pada perlakuan seperti itu dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek? apakah semua jenis anggrek dapat diperlakukan seperti itu? dan terakhir ada tidak literatur (baik buku maupun jurnal) yang mendukung tratment tersebut?
terima kasih atas segala jawaban anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sekarang sedang melakukan aklimatisasi anggrek Paraphalaenopsis serpentilingua (masih keluarga dekat phalaenopsis). saya tambahan pupuk daun berkadar N tinggi, dengan tratment 1) dibiarkan tanpa diberi pupuk 2) pupuk disemprotkan pada daun (dosis sesuai takaran) 3)anggrek direndam dengan air + pupuk N setengan dosis hingga bibir pot, dilakukan selama 1 jam sebanyak 2 minggu sekali.<br />
tratment yang ketiga ini saya dapatkan dari salah satu pegawai kebun raya yang melakukan tratment seperti itu pada phalaenopsis amibilis, dan hasilnya sangat memuaskan. maka saya cobakan pada anggrek saya.<br />
yang ingin saya tanyakan. Kenapa pada perlakuan seperti itu dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek? apakah semua jenis anggrek dapat diperlakukan seperti itu? dan terakhir ada tidak literatur (baik buku maupun jurnal) yang mendukung tratment tersebut?<br />
terima kasih atas segala jawaban anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggrekayah</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-20</link>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2007 05:46:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-20</guid>
		<description>Hallo rekan Lambang Yth,
senang rasanya seandainya kami bisa membantu anda, tetapi lokasi yang berjauhan sehingga tidak dapat kami merealisasikannya.
Kami juga memiliki beberapa teman di prigen, Pak Wira, tetapi beliua berkecimpung di anggrek dendrobium, juga Pak Yaim di malang.
Daerah surabaya, sama halnya dengan jakarta, lebih ideal untuk anggrek dendrobium, dan ada baiknya anda menentukan obyeknya anggrek bulan.
Saya pernah melakukannya di rumah untuk merangsang dendrobium di bandung supaya rajin berbunga, tetapi mengalami kendala dengan pengkondisian greenhouse. GreenHouse kami buat ukuran 1,5 X 1 M dengan dibungkur plastik, dan tinggi 60 cm, cukup untuk masuk 20 pohon remaja.
Kalau anda tertarik berkonsultasi silahkan hubungi kami via email: anggrekayah@yahoo.com.

terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo rekan Lambang Yth,<br />
senang rasanya seandainya kami bisa membantu anda, tetapi lokasi yang berjauhan sehingga tidak dapat kami merealisasikannya.<br />
Kami juga memiliki beberapa teman di prigen, Pak Wira, tetapi beliua berkecimpung di anggrek dendrobium, juga Pak Yaim di malang.<br />
Daerah surabaya, sama halnya dengan jakarta, lebih ideal untuk anggrek dendrobium, dan ada baiknya anda menentukan obyeknya anggrek bulan.<br />
Saya pernah melakukannya di rumah untuk merangsang dendrobium di bandung supaya rajin berbunga, tetapi mengalami kendala dengan pengkondisian greenhouse. GreenHouse kami buat ukuran 1,5 X 1 M dengan dibungkur plastik, dan tinggi 60 cm, cukup untuk masuk 20 pohon remaja.<br />
Kalau anda tertarik berkonsultasi silahkan hubungi kami via email: <a href="mailto:anggrekayah@yahoo.com">anggrekayah@yahoo.com</a>.</p>
<p>terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lambang</title>
		<link>http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-19</link>
		<dc:creator>lambang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2007 13:29:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggrekayah.wordpress.com/2006/12/14/aklimatisasi-anggrek-spesies-skala-rumah-kasus-phalaneopsis-bellina/#comment-19</guid>
		<description>Sama seperti sdr Indra-banyuwangi, sy jg sedang mengerjakan TA perawatan anggrek bulan berdasarkan suhu&amp;kelembaban.Aplikasi-nya membuat greenhouse mini jd di atapny dkasih shading paranet serta dapat mengontrol suhu serta kelembaban dari udara dan media tanam anggrek.Sy domisili di Sby bingung mau blajar anggrek dmana????Pernah ke PAI yg ada di Prigen Pasuruan tp sang empu-nya g ad jd blom smpet ksana lg, lg ngerjakan TA. Mohon informasi bntuany dSby aj......TRIMS^-^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sama seperti sdr Indra-banyuwangi, sy jg sedang mengerjakan TA perawatan anggrek bulan berdasarkan suhu&amp;kelembaban.Aplikasi-nya membuat greenhouse mini jd di atapny dkasih shading paranet serta dapat mengontrol suhu serta kelembaban dari udara dan media tanam anggrek.Sy domisili di Sby bingung mau blajar anggrek dmana????Pernah ke PAI yg ada di Prigen Pasuruan tp sang empu-nya g ad jd blom smpet ksana lg, lg ngerjakan TA. Mohon informasi bntuany dSby aj&#8230;&#8230;TRIMS^-^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
